SUARABMI.COM - Larangan bagi agensi di Hongkong untuk memotong gaji BMI lebih dari 10% ini untuk menghindari agen bertindak semena-mena. Aturan ini sudah berlaku lama namun tidak banyak BMI yang mengetahinya sehingga banyak diantara mereka yang diam saja saat potongan melebihi batas.

Sudah banyak agen yang dicabut ijinnya oleh Departemen Labour karena kedapatan memotong gaji BMI lebih dari 10%.

“Adalah pelanggaran di bawah hukum (Hong Kong) jika sebuah agen tenaga kerja mengenakan potongan komisi lebih dari 10 persen dari gaji pencari kerja, setelah mereka sukses ditempatkan,” kata Juru Bicara Departemen Labour lewat pernyataan pers ke media-media.

Agen yang melanggar hal ini akan dikenakan denda hingga HK$ 50.000. Selain itu Komisioner Labour juga akan mempertimbangkan apakah mereka akan mencabut izin agen yang ketahuan overcharging itu atau tidak.
[ads-post]
“Para agen diharapkan untuk menjalankan bisnis sesuai dengan hukum berdasarkan Employment Ordinance dan Employment Agency Regulations. Kami menghimbau semua pencari kerja yang merasa kena overcharging dari agen, untuk melaporkan kasus mereka ke Departemen Labour,” kata Juru Bicara Departemen Labour sebagaimana diterima suarabmi.com

Juru Bicara Departemen Labour menyatakan mereka akan menerima semua laporan tersebut untuk selanjutnya diinvestigasi. “Tindakan akan dilakukan jika terdapat bukti-bukti yang cukup,” kata Juru Bicara Labour sebagaimana diterima suarabmi.com

Nah sahabat BMI, saatnya kita ikut menegakkan peraturan agar kita para BMI tidak dianggap rendah oleh mereka yang lebih tahu dan menganggap kita tidak tahu. Share informasi ini ke sesama BMI agar mereka mengetahuinya.

INGAT dan SEBARKAN...! Jika Agen di Hongkong Potong Gaji TKI Lebih Dari 10%, Maka Akan Dicabut Ijinnya

loading...
Powered by Blogger.