SUARABMI.COM - Hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadhan merupakan hal terlarang bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa bahkan hukumannya sangat berat yaitu puasa 2 bulan berturut-turut.

Lantas karena hal inilah, banyak pasangan seperti BMI yang hanya bisa bertemu sebulan sekali dan itupun disiang hari tak bisa melakukan hubungan suami istri danharus menahan sekian lama.

Sebenarnya adah hal - hal yang memperbolehkan seseorang j!mak disiang hari ramadhan tanpa harus terkena kaffarat dan hal ini adalah seagaimana dijelaskan dalam madzhab syafi'i.

Ada 9 kondisi dimana jika salah satunya mengenai seorang muslim, maka ia tidak terkena kaffarat puasa 2 bulan berturut-turut, 9 kondisi tersebut adalah:
  1. Bila seseorang tidak berniat puasa sejak malam hari lalu disiang harinya melakukan hubungan dengan pasangannya, maka ia tidak terkena hukuman kaffarat karena ia tidak sedang dalam kondisi puasa.
  2. Bila ia tidak sengaja melakukan hubungan tersebut karena lupa sedang puasa atau lupa pada bulan ramadhan, maka ia tidak terkena kaffarat.
  3. Bila seseorang dipaksa dengan ancaman untuk melakukan hal itu, maka ia tidak terkena kaffarat.
  4. Bila seseorang tidak tahu hukum berhubungan di siang hari ramadhan karena baru masuk islam atau lainnya, maka ia tidak terkena kaffarat.[ads-post]
  5. Puasanya dirusak secara langsung oleh j!ma', bukan dengan dibatalkan terlebih dahulu dengan makan atau minum. Sehingga bila sebelum berj!ma', pasangan itu sama-sama makan dan minum untuk membatalkan puasa, maka dalam mazhab ini keduanya tidak diwajibkan membayar kaffarah ghalizhah.
  6. Keadaannya berdosa dengan j!ma' tersebut, maka anak kecil yang berpuasa lalu berj!ma', dia disebut tidak berdosa karena belum baligh, maka tidak ada kaffarah ghalizhah atas dirinya. Demikian juga tidak berlaku untuk orang yang musafir dan tidak ada kewajiban atas dirinya untuk berpuasa, lalu dia melakukan j!ma'.
  7. Orang yang ragu-ragu apakah puasanya sah atau tidak sebelum berj!ma', maka tidak ada kaffarah ghalizhah.
  8. Tidak dalam keadaan salah, misalnya berj!ma' dengan menyangka masih malam, ternyata sudah masuk waktu shubuh. Dalam kasus itu, j!ma' yang dilakukan tidak mewajibkan kaffarah.
  9. Gila atau meninggal setelah melakukan hubungan, jika hal inni terjadi maka ia tidak kewajiban membayar kaffarah.
Nah kaffarah sendiri hanya pihak laki- laki yang terkena dan pihak perempuan tidak terkena kaffarah tersebut bagaimanapun kondisinya.


Namun menurut madzhab yang lain, apapun alasannya berhubungan suami istri disiang hari ramadhan hukumnya sama yaitu tetap kena kaffarah. Nah, mau ambil pendapat yang mana? 

Sumber: berbagai

Begini Cara Hubungan Suami Istri Di Siang Hari Ramadhan Agar Tidak Terkena Kaffarah Puasa 2 Bulan Berturut- Turut

loading...
Powered by Blogger.
close