SUARABMI.COMHanya ada 43 warga Kamboja di Hongkong untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga, hal ini jauh dari target sebelumnya dimana ditargetkan akan ada 1000 tenaga kerja asal Kamboja pada tahun ini.

Pada akhir April lalu, Departemen Imigrasi Hongkong hanya mengeluarkan 43 visa kerja bagi warga Kamboja sejak pemerintah Hongkong mengumumkan pada bulan April tahun lalu mengenai pelonggaran persyaratan untuk memungkinkan warga Kamboja untuk bekerja, belajar dan mengunjungi Hongkong.

Minimnya minat warga Kamboja ini disebabkan karena tradisi mereka dimana banyak keluarga tidak ingin berpisah dan bekerja jauh dari pasangan mereka, mereka tidak ada keertarikan untuk bekerja di Hongkong walaupun gajinya lumayan besar.
[ads-post]
Namun demikian sebenarnya lebih dari 1 juta orang Kamboja bekerja di negara tetangga mereka yaitu Thailand, namun kebanyakan adalah ilegal sementara mereka yang bekerja di Kamboja sendiri bergaji US $ 250.

Seorang anggota staf agen tenaga kerja Ung Rithy Group mengatakan banyak warga Kamboja lebih suka pergi ke Jepang dan Korea Selatan sebagai pekerja pabrik, dan tidak bersedia pergi ke Hong Kong untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga.

Di Hong Kong, pekerja rumah tangga Filipina lebih disukai karena mereka memiliki bahasa Inggris yang lebih baik daripada orang Kamboja. Agen tenaga kerja Kamboja juga mengenakan tarif tinggi untuk mencari pekerjaan di luar negeri, kadang hingga 40%.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan mereka akan terus berhubungan dengan pemerintah Kamboja dan agen tenaga kerja untuk mencoba menarik lebih banyak orang Kamboja untuk bekerja di Hong Kong.

Hanya Ada 43 TKW Asal Kamboja di Hongkong Dari Target 1000 TKW Sebelumnya, Ini Sebabnya

loading...
Powered by Blogger.
close