SUARABMI.COM - Judi Amina (46) adalah seorang pekerja perawatan asal Indonesia di Taiwan sejak tahun 2000, namun ia memutuskan untuk menjadi kaburan lantaran sang majikan tidak menggajinya dengan kerja kerasnya.

Selama 18 tahun ia bekerja kaburan hingga bertemu pria Taiwan yang mencintainya dan sialnya ia mempunyai anak dari pasangannya orang Taiwan itu namun keduanya tidak terlibat dalam hubungan pernikahan.

Selama menjalin hubungan cinta keduanya hingga mempunyai 2 anak laki-laki dan perempuan, ia pun lantas merawat anaknya dan menggantungkan hidupnya pada pasangannya.

Namun beberapa tahun kemudian hubungan mereka di rudung masalah dan kandas. Terpaksa Amina harus kerja serabutan demi menghidupi kedua anaknya.

Lebih dari 10 tahun ia berjuang sendirian sembunyi -sembunyi membesarkan anak-anaknya hingga usia 13 dan 10 tahun dengan kerja kerasnya sambil diam-diam karena takut akan razia polisi.
[ads-post]
Namun pada tanggal 31 kemarin saat ia mengajari anaknya bersepeda pada sore hari, ia kepergok polisi di lampu merah dan tak dapat menunjukkan identitas diri, akhirnya ia ditangkap dan dibawa ke imigrasi.

Karena ia pekerja ilegal, maka pasti ia akan dideportasi dan akan berpisah dengan kedua anaknya di Taiwan dan sudah barnag tentu selama 4 atau 5 tahun ia tak bisa ke Taiwan lagi untuk bertemu anaknya.

Kini Amina tidak dapat bertemu anak-anaknya dan tak dapat mengawasinya bahkan perpisahan pun harus dilakukan melalui telepon karena Amina di tahan untuk proses deportasi.

Departemen Imigrasi berjanji akan menyerahkan kedua anaknya dan menitipkan ke Pansi Sosial agar mereka bisa hidup dan bertahan di Taiwan.

Sedangkan pasangan atau ayah kedua anak itu tak diketahui dimana dan tak bertanggung jawab atas kedua anak diluar nikah mereka.

Kasihan...! 18 Tahun Jadi Kaburan Karena Tak Digaji Majikan, Kini Harus Berpisah Dengan Anak - Anaknya Setelah Kepergok Polisi Dilampu Merah

loading...
Powered by Blogger.
close