SUARABMI.COM - Petugas imigrasi yang bertindak kasar terhadap orang asing ketika berurusan dengan counter departemen di Johor dapat dikenakan tindakan disiplin termasuk pemecatan.

Direktur Jenderal Imigrasi, Datuk Mustafar Ali, mengatakan bahwa setelah insiden itu, Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) telah memberhentikan dengan segera petugas tersebut.

"Departemen itu tidak akan berkompromi dengan pejabat yang melakukan pelanggaran integritas untuk mencemarkan nama baik reputasi dan citra departemen, dan tidak akan melindungi mereka yang melakukan pelanggaran seperti itu," katanya.

Sebelumnya seorang netizen mengunggah sebuah video di Facebook yang menggambarkan petugas dari Departemen Imigrasi memukul kepala pengunjung yang merupakan  warga negara Myanmar secara tidak sopan menggunakan buku kecil.
[ads-post]
Mustafar mengatakan tindakan petugas jelas mempengaruhi citra departemen dan melanggar etika departemen dan layanan sipil.

Menurut dia, tindakan indisipliner berdasarkan pada Pejabat Publik (Perilaku dan Disiplin) Peraturan Amandemen 2002 dapat dikenakan pada petugas tersebut. 

Unggahan ini sendiri menyebar begitu cepat di media sosial karena shuda dibagikan lebih dari 3 ribu kali dalam waktu kurang dari satu jam.
Tindakan yang dilakukan petugas imigrasi tersebut membuat netizen lainnya marah dan mengkritik pegawai negeri karena memukul kepala orang asing itu.

"Ini benar-benar mengerikan. Hanya karena dia orang asing bukan berarti dia harus diperlakukan dan dipermalukan seperti ini. Tolong buat video ini viral sampai direktur Departemen Imigrasi melihat ini," kata seorang netizen.

Petugas Imigrasi yang Pukul Pekerja Asing dan Viral Akhirnya Dipecat Tanpa Kompromi

loading...
Powered by Blogger.
close