============

SUARABMI.COM - Febrina Fransisca (26) pernah menjadi Buruh Migran Indonesia (BMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hong Kong tanpa upah selama sembilan bulan.

Bahkan selama berada di Hong Kong, wanita asal Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Batu Malang ini tidak memiliki tempat tinggal.

Siska berangkat ke Hong Kong pada tahun 2016. Saat bekerja kepada majikan pertama, dia tidak mengalami masalah.

Siska pun mendapat gaji bulanan secara rutin. "Setelah kontrak habis, saya pindah ke majikan kedua. Sejak saat itu saya mendapat masalah bertubi-tubi," kata Siska sebagaimana dilansir suara BMi dari Surya Malang.

Oleh majikannya, Siska dilimpahkan kepada orang lain. Saat dia menagih gaji ke orang itu, si pemberi kerja mengaku sudah memberikan ke majikannya.
[ads-post]
"Saat saya minta ke majikan, katanya gajinya akan dirapel jadi satu," ungkapnya. Ternyata Siska tidak pernah menerima gajinya.

Padahal Siska menjadi tulang punggung keluarga. Apalagi Siska juga harus menanggung biata pengobatan ibunya.

"Saat ditagih, majikan saya terus berdalih. Dia bilang kalau saya masih punya utang ke dia," paparnya.

Jika ditotal, seharusnya Siska mendapat gaji sebesar Rp 17 juta. Siska pulang ke Kota Batu pada 28 Agustus 2018 silam.

Berada di tanah kelahiran membuat Siska lega. "Jangan sampai orang lain merasakan kejadian yang saya alami ini," terangnya.

SUARABMI.COM - Kereta Puyuma Express yang mengalami kecelakaan di pada pukul 4:50 sore kemarin (21 Oktober) menyisakan duka yang mendalam, pasalnya hingga saat ini 17 korban meninggal dan 175 lainya luka-luka.

Kereta ekspres Puyuma, menuju Taitung (台 東), saat itu mengangkut total 366 penumpang di kereta ketika itu melintasi rel di dekat Su'ao (蘇澳 鎭). Delapan gerbong keluar dari jalur secara total, dengan kelima gerbong benar-benar terbalik.

Biro Kebakaran Kabupaten Yilan pada awalnya mengumumkan tidak ada penumpang asing di antara mereka yang tewas atau terluka. Namun, sejak itu telah dikonfirmasi bahwa seorang warga negara Amerika terluka dalam kecelakaan itu . 
[ads-post]
Kesaksian pekerja Taiwan yang naik dalam kereta itu, "Saya mendengar radio mengatakan bahwa kendaraan itu tidak normal sebelum kecelakaan. Sebelum kereta tiba di Yilan, ada banyak situasi pengereman darurat Pada saat itu, saya melihat layar menunjukkan sedikit kelainan dan mendengar suara-suara aneh. Empat pekerja Yuli Duan, yang baru saja naik kereta, mengatakan bahwa dia merasakan kecelakaan ketika kereta diguncang keras."

Tidak ada TKI yang dilaporkan menjadi korban dalam kecelakaan ini karena jarang TKI yang naik kereta Puyuma Express yang tiketnya lumayan mahal ini.

Biasanya pada minggu sore kebanyakan TKI naik kereta HSR yang penuh sesak dengan mereka yang ingin pulang dari liburan.

SUARABMI.COM - Sebuah kereta ekspres Puyuma yang tergelincir pada pukul 4:50 sore kemarin di Kabupaten Yilan di Taiwan timur laut Minggu telah menyebabkan 18 kematian dan menyebabkan 168 orang terluka, termasuk 10 luka berat, pada presrelease pukul 10 malam menurut Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA).

Korban tewas direvisi turun dari 22 menjadi 18 dan jumlah yang terluka dari 171 menjadi 168 dari satu jam sebelumnya karena kesalahan penghitungan ganda, pemadam kebakaran Yilan mengatakan.

Kereta yang berangkat dari New Taipei menuju Taitung memiliki 366 penumpang. Menteri Perhubungan dan Komunikasi Wu Hong-mo (吳宏 謀) tiba di Yilan untuk mengoordinasikan upaya pencarian dan penyelamatan dan mengunjungi korban di rumah sakit. 
[ads-post]
Operasi penyelamatan akan berlanjut sampai malam sampai semua penumpang ditemukan. 

Baik Partai Progresif Demokratik yang berkuasa dan oposisi utama Kuomintang (KMT) mengumumkan bahwa kandidat mereka dalam pemilihan lokal November akan menghentikan semua kegiatan kampanye untuk membantu memberikan bantuan untuk pencarian dan penyelamatan misi. 

Belum ada informasi apakah ada BMI yang menjadi korban dalam kereta ini atau tidak karena bertepatan dengan hari libur.
Powered by Blogger.
close