SUARABMI.COM - Badai tropis yang berkembang di laut timur Filipina pada Rabu malam diperkirakan akan mempengaruhi cuaca Taiwan pada akhir pekan kata seorang peramal dari Biro Cuaca Pusat (CWB).

Kuan Hsin-ping (官 欣 平) memperkirakan bahwa badai tropis akan berada sekitar 995 kilometer dari Taiwan pada tengah malam Rabu, bergerak ke arah timur laut menuju Kepulauan Ryukyu Jepang dengan kecepatan 10 kilometer per jam. 
[ads-post]
Badai tropis, dengan radius 150 kilometer, membawa angin berkelanjutan maksimum 64,8 kilometer per jam, dengan hembusan hingga 90 kilometer per jam sebagaimana data CWB. 

Badai diperkirakan akan terus berlanjut di jalurnya saat ini setidaknya hingga tengah malam Rabu dan observasi lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah itu akan langsung menghantam Taiwan atau tidak, kata Kuan.

SUARABMI.COM - Kabar duka kembali datang dari negeri ginseng korea selatan dimana salah seorang TKi dikabarkan meninggal dalam kecelakaan kerja.

Adalah Wiwit Saputra atau Wiwit Sutrisnoputro, TKI Korea asal Jogja ini meninggal saat bekerja terjebur kolam untuk mendinginkan bara besi.
[ads-post]
"Kronologi beliau ke cemplung ke dalam air tempat rendaman besi yang sudah di angkat saat ini mayat sedang di tangani pihak polisi setempat pihak KBRI sudah di beri tahu kejadian jam 9 waktu korea" Tulis Junaidi.

Wiwit Saputra atau Wiwit Sutrisnoputro sendiri bekerja di kawasan Busan Simpyong Korea Selatan.

Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan Wiwit mendapat ampunan dari yang maha kuasa atas segala kesalahannya. 

SUARABMI.COM - Hutang seakan menjadi hal lumrah bagi sebagian orang. Hutang bukan sebuah kebanggaan sebenarnya, tapi lebih hanya hasil dari sebuah himpitan atau desakan hidup yang mau tidak mau memaksa kita untuk berhutang untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kebutuhan bisa berupa biaya berobat yang tidak bisa ditunda atau lainnya. Bagi buruh migran di Hong Kong, hutang piutang bukanlah hal yang asing, hampir semua tahu bagaimana cara berhutang atau cara mendapatkan pinjaman uang dari lembaga atau orang tertentu.

Kebanyakan dari Buruh migran, mereka akan melakukan pinjaman di sebuah Bank, seperti Public Finance, atau tempat lain seperti Prime Credit, bahkan rentenir.

Meminjam uang pun dengan persyaratan yang lumayan ringan, tidak seperti di Indonesia. Di Hong Kong ,buruh migran bisa meminjam uang dengan jumlah maksimal pinjaman hingga HK$40.000 atau setara dengan Rp. 60-70juta yang dicicil maksimal 1,5 tahun.
[ads-post]
Persyaratannya hanya membutuhkan HKID ( KTP ), Lembaran Kontrak Kerja, Paspor, Surat tagihan listrik atau air dirumah majikan, nomor telpon rumah majikan dan juga membawa 1 saksi (teman yang dijadikan saksi, jika kita meminjam uang di Bank atau semacam penyedia pinjaman uang ).

Itulah yang akan menjadi bumerang dan polemik bagi buruh migran sebenarnya, karena adanya saksi saat berhutang.

Bisa kita bayangkan, ketika teman kamu berhutang ke Bank dan kamu di mintai tolong untuk menjadi saksi.

Ya,hanya saksi, hanya menerima Telpon dan kita bilang "IYA" memang, tapi dampaknya akan sangat luar biasa menyakitkan jika teman kita tidak bertanggung jawab atau lari dari hutang

karena pada akhirnya kitalah yang akan menaggung segala beban yang ditinggalkan teman yang pernah meminta tolong padamu.

Sudah banyak kasus seperti itu yang dialami oleh rekan kita para BMI di Hong Kong, kerja bertahun-tahun hanya untuk membayarkn hutang teman yang lari entah kemana.

Dan lucunya, kejadian ini sering dialami oleh rekan kita, seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang niatnya ingin menagih hutang ke temannya.

Namun sering kali makian kasar yang diterima dan bahkan semua kontak ujung-ujungnya diblokir karena mereka berpikir dengan begitu hutang lunas.

Nah, sahabat BMI adakah diantara kalian yang mempunyai pengalaman susahnya menagih hutang dengan teman sesama BMI? Silahkan curahkan di kolom komentar
loading...
Powered by Blogger.