SUARABMI.COM - Baru - baru ini netizen Hongkong ramai membicarakan seorang Bobo (nenek - nenek) yang diasuh oleh pekerja migran ditinggalkan duduk di kursi roda didepan pintu sebuah toko pakaian.

Ditinggalkan belanja dalam waktu yang cukup lama membuat para warga sekitar kuatir akan kondisi si nenek tersebut hingga akhirnya menjadi perbincangan nasional.

Sebuah grup facebook para Majikan di Hongkong mengunggah 5 foto terkait hal ini dan mengatakan hal seperti di atas, seorang nenek ditinggalkan sendirian oleh pembantunya untuk berbelanja.

"Ibu yang sangat tua berpenampilan baik ditinggalkan sendirian tidak ada pengasuh disekitarnya" Tutur Netizen.

Dan kemudian dicari didalam toko ternyata ada pengasuhnya yang sedang berbelanja, "Secara kasat mata saya tahu kalau wanita yang belanja itu adalah pengasuhnya" Tutur orang yang memposting foto itu.
[ads-post]
Setelah dipantau beberapa waktu, kemudian TKW itu keluar dari toko pakaian dan mendorong kembali neneknya untuk jalan. Terlihat wajah si nenek sangat kelelahan menurut netizen.

Dalam diskusi di grup tersebut banyak netizen menyayangkan sikap pengasuhnya. "Saya pikir saya akan menjadi tua, saya benar-benar berharap pengasuh yang terbaik untuk Anda semua," Tulisnya. Bahkan ada yang menulis kalau dirinya sakit hati melihat hal ini.

Namun ada juga netizen yang berbeda pendapat mengatakan bahwa hal itu dalam kondisi mendesak dan hal biasa.

Hal semacam ini juga pernah terjadi di Taiwan dan juga menjadi berita nasional. Hal yang perlu kita waspadai adalah bawalah pasienmu kemanapun, jangan tinggalkan walaupun kamu harus masuk toko baju atau makanan, biar tidak ada lagi yang mencari kesalahanmu.

SUARABMI.COM - Sepanjang pantai Cilacap, Yogyakarta sampai Jawa Timur berpotensi disapu tsunami setinggi 20 meter jika prediksi gempa 8,8 SR benar terjadi. Tsunami akan menyapi sejauh 4 km dari bibir pantai.

Itu berdasarkan permodelan Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi disapu tsunami dahsyat setinggi 20 m.

Permodelan Widjo Kongko itu menyatakan selatan pesisir Pulau Jawa berpotensi diguncang gempa bumi 8,8 skala richter. Sebab ada segmen-segmen megathrust di sepanjang selatan Jawa.

Segmen-segmen megathrust itu membentang di sepanjang selatan Jawa hingga ke Sumba di sisi timur dan di selatan Selat Sunda. Gelombang tsunami akan tiba dalam waktu sekitar 30 menit usai terjadi gempa besar.

Daerah yang berpotensi terkena dampak gelombang tsunami jika terjadi gempa megathrust di selatan Jawa khususnya di selatan DIY cukup panjang yaitu dari Cilacap hingga ke Jawa Timur.

Berdasarkan catatan, gempa besar di selatan Pulau Jawa yang menimbulkan gelombang tsunami pernah terjadi pada 1994 di Banyuwangi dengan magnitudo 7 dan pada 2006 yang menyebabkan tsunami di Pangandaran akibat gempa 6,8 SR.
[ads-post]
“Untuk gempa 1994, tidak ada catatan terjadi tsunami di DIY. Tetapi pada 2006 ada catatan terjadi tsunami di selatan DIY tetapi jangkauannya tidak melebihi Gumuk Pasir di Parang Kusumo,” katanya di Yogyakarta, Rabu (17/7/2019).

Meskipun demikian, berdasarkan penelitian yang dilakukan diyakini pernah terjadi gempa megathrust di selatan Pulau Jawa dengan 9 SR.

“Umur radioaktif dari unsur-unsur yang kami temukan di Lebak Banten dan Bali memiliki umur yang sama. Artinya, pernah ada tsunami di selatan Jawa yang disebabkan gempa dengan magnitudo besar,” katanya.

Sementara itu, Supervisor Pusat Gempa Regional VII BMKG DIY Nugroho Budi Wibowo mengatakan BMKG akan mengeluarkan peringatan dini terjadi tsunami usai gempa besar. Peringatan dini disampaikan dalam empat tahap.

Informasi awal yang disampaikan hanya berisi parameter gempa dan dilanjutkan peringatan dini kedua yang sudah dilengkapi dengan estimasi waktu tiba tsunami sesuai permodelan yang dilakukan.

“Biasanya, peringatan dini kedua kami sampaikan dalam waktu kurang dari 10 menit usai gempa atau tergantung ‘update’ sinyal yang masuk ke sistem,” katanya.

Sedangkan peringatan dini ketiga disampaikan dalam waktu hingga 60 menit sejak gempa dan peringatan dini keempat digunakan untuk mengakhiri informasi yang disampaikan ke masyarakat.

Berdasarkan pemantauan kejadian gempa di selatan Jawa khususnya di Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat, Budi mengatakan jumlah gempa dengan magnitudo kurang dari 5 terjadi sebanyak 15-30 kali setiap bulan.

“Kami memang hanya memantau gempa hingga 5 SR. Gempa dengan magnitudo lebih besar menjadi tanggung jawab Pusat Gempa Nasional. Jumlah kejadiannya pun masih normal. Tidak ada anomali aktivitas gempa di selatan Jawa dalam beberapa bulan terakhir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY Biworo Yuswantono menyebut DIY berpotensi terdampak 12 jenis bencana baik bencana alam, sosial, maupun bencana akibat kegagalan teknologi. Potensi bencana di antaranya, letusan gunung api, tanah longsor, erosi, gempa, banjir, kekeringan, tsunami, angin kencang, dan wabah penyakit.

“Khusus untuk menghadapi potensi tsunami, pada tahun ini kami menggelar ‘table top exercise’ (TTX) untuk penanganan darurat. Tujuannya untuk memastikan, seluruh pihak terkait mengetahui peran masing-masing. Harapannya, ada peningkatan kapasitas untuk penanganan bencana,” katanya. (Antara, suara)

SUARABMI.COM - Biro Cuaca Pusat (CWB) mencabut peringatan darat untuk Badai Tropis Danas pada pukul 20:30 malam hari Rabu, dengan mengatakan ancaman terhadap Taiwan telah melemah. 

Namun, mata badai sudah memasuki Selat Bashi, selatan Taiwan, dan meskipun kabupaten Taitung dan Hualien tidak lagi di jalurnya, itu tetap menjadi ancaman bagi kapal-kapal di laut di timur dan utara Taiwan, kata CWB. 

Pada pukul 20 malam, Danas terletak 350 kilometer timur-tenggara Taiwan, bergerak ke utara dengan kecepatan 23 kilometer per jam, menurut CWB. 

Danas mengepak maksimum angin berkelanjutan 65 kilometer per jam, dengan hembusan 90 kilometer per jam, menurut biro itu.
[ads-post]
Mengutip efek tepi badai, CWB juga mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah timur Yilan dan daerah pegunungan New Taipei antara Rabu malam dan Kamis. 

Ini juga memperingatkan orang-orang di Taiwan tengah, selatan, dan tenggara untuk waspada terhadap potensi banjir pada hari Jumat. 

CWB telah mengeluarkan peringatan darat  untuk Danas pada pukul 11:30 pagi hari Rabu, mengatakan akan menimbulkan ancaman bagi daerah-daerah di tenggara Taiwan, tetapi biro merevisi ramalannya berdasarkan pergerakan badai selama hari itu. 
Powered by Blogger.
close