loading...
============

SUARABMI.COM - Tidak sedikit BMI yang isi paketannya raib karena dinilai telah melanggar aturan Bea Cukai barang impor ke Indonesia.

Dalam aturan Bea Cukai ada batasan barang dan nilai barang yang bebas masuk ada pula yang harus melalui mekanisme impor dimana barang akan dikenakan pajak impor.


Nah, rupanya masih banyak BMI yang tidak mengetahui bahwasannya barang paketan yang tidak sesuai aturan juga akan ditahan dan disita bea cukai.

Hal ini seperti dialami oleh Nirtakowati sebagaimana dilansir situs kartini, ia mengatakan kalau paketannya hilang separu dengan kardus paketan ada label 'Barang Ini Telah Selesai Diperiksa'.

Paketan yang diterima Hendri pada 11 April allu, Suami Nirta mengatakan kalau barangnya hilang sebagian dan ada tulisan dari bea cukai.
[ads-post]

Menurut penuturan Nita, dengan nada marah dan kesal ia mengatakan kalau barang yang hilang adalah barang baru. 

Seorang kontributor situs tersebut juga mengatakan , "anehnya juga hal seperti ini kenapa tidak ditindak lanjuti oleh pemilik Jasa Ekspedisi, seolah membiarkan maling menjarah barang kiriman TKI" katanya.

Nah, dalam menyelesaikan masalah ini perlu di ketahui bahwasannya Bea Cukai tidak akan menyita atau mengambil barang yang tidak wajib pajak impor, namun barang yang wajib pajak impor pasti akan disita dan dimusnahkan oleh Bea Cukai karena dianggap melanggar aturan impor.

Dalam hal ini tidak bisa saling menyalahkan antar pihak seperti mengeklaim pihak ekspedisi atau bea cukai yang salah, karena dalam prakteknya memang Indonesia sedang memperketat aturan impor sehingga akan banyak barang masuk yang disita bea cukai dan banyak BMI yang mengirimkan barang yang seharusnya impor melalui paketan.

Tips paling aman adalah dengan mengirimkan uang lalu dibelanjakan di Indonesia atau belanja sekedarnya untuk di bawa ke Indonesia dengan tidak melanggar aturan bea cukai.

Tidak sedikit BMI yang isi paketannya raib karena dinilai telah melanggar aturan Bea Cukai barang impor ke Indonesia.

Powered by Blogger.
close