loading...
============

SUARABMI.COM - Uang yang telah lepas dari tangan sulit akan didapatkan kembali, hal itulah yang dialami oleh salah seorang TKW berinisial RM yang sampai saat ini uang yang telah ditilep pacar dumainya tak kunjung dikembalikan karena mereka ternyata tidak jadi menikah karena memang janji-janji pemuda ini palsu.

Laki-laki yang berakun facebook Devanza Rauf ini berasal dari Bantul Yogyakarta yang dalam akun facebooknya berperawakan seperti angkatan sehingga mudah menipu para TKW untuk diambil uangnya.

Dalam sebuah SMS ia menyatakan, "aku sekarnag punya ATM berjalan alias punya pacar TKW, hahahaha" tulisnya

Seperti biasanya, modus laki-laki ini awalnya PDKT, lalu mengajak nikah korban, setelah korban masuk dalam jebakan cintanya, mulailah ia menguras dompet TKW itu dengan berbagai alasan seperti bisnis dan lainnya.

Tak hanya satu atau dua orang, menurut RM yang juga tertipu banyak uang, korbannya banyak dikalangan BMI Hong Kong.
[ads-post]
Uang RM yang lebih dari 21 juta telah bertahun-tahun dengan alasan pinjam namun tak bisa di tagih. RM yang bingung bagaimana menagihnya karena pelaku selalu menghindar, ia ingin bercerita kisahnya ini agar yang lain tidak tertipu dengan bujuk rayunya.
Bukti rekapan yang telah dikumpulkan oleh RM
Akun facebook devanza yang sering digunakan untuk menipu
Salah satu percakapan pelaku
Wahai para TKW, selektiflah dalam memilih pasangan. Laki-laki itu adalah tulang punggung jadi jika kamu mendapat laki-laki dan laki-laki itu berani meminta kepada kamu, maka tinggalkanlah. Karena jika sudah berani meminta maka selamanya ia tak akan bisa menafkahimu dan selamanya kamu akan menjadi tulang punggung untuknya. KAPAN KAMU BAHAGIA KALAU SEPERTI ITU TERUS?

Uang yang telah lepas dari tangan sulit akan didapatkan kembali, hal itulah yang dialami oleh salah seorang TKW berinisial RM yang sampai saat ini uang yang telah ditilep pacar dumainya tak kunjung dikembalikan karena mereka ternyata tidak jadi menikah karena memang janji-janji pemuda ini palsu.

Powered by Blogger.
close