loading...
============

SUARABMI.COMRizal (38) BMI di Malaysia asal Bangkalan, Madura terpaksa digelandang petugas Customs Narcotics Team Bea dan Cukai Bandara Juanda sesaat turun dari pesawat Lion Air JT 168 rute Kuala Lumpur-Surabaya.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas awalnya tidak merasa curiga dengan Rizal karena tidak ditemukan barang berbahaya dalam tas yang dibawanya.

Namun, setelah dilakukan screening dan pemeriksaan badan pelaku terlihat gugup dan bingung.

Setelah diinterograsi, pelaku mengaku membawa narkoba jenis sabu yang disembunyikan di dalam perut melalui dubur.

Untuk membuktikannya, petugas memanggil Tim Medis Bandara Juanda dan melakukan rontgen kepada pelaku.
[ads-post]
Usai dilakukan rontgen, diketahui adanya sabu seberat 55 gram senilai Rp 110 juta.

Sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut pelaku dibawa ke Ditreskrim Narkoba Polda Jatim.

"Untuk diperiksa apakah ini termasuk jaringan KL-Surabaya," ujar Muhammad Moelyono, Kepala KPPBC Juanda.

Diduga pelaku adalah kurir yang dibayar untuk membawa sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Namun dari pengakuan pelaku, sabu yang dibawa dari Malaysia untuk dikonsumsi sendiri. jpnn

Rizal (38) TKI di Malaysia asal Bangkalan, Madura terpaksa digelandang petugas Customs Narcotics Team Bea dan Cukai Bandara Juanda sesaat turun dari pesawat Lion Air JT 168 rute Kuala Lumpur-Surabaya.

Powered by Blogger.
close