loading...

SUARABMI.COM - Nimas Ayuza Farakisma (Fara) 26 tahun ini menderita penyakit kanker kelenjar getah bening stadium 4 yang prosentase kesembuhannya diprediksi oleh dokter hanya 30%.

Fara hidup sebatang kara karena keegoisan kedua orang tuanya. Fara yang beralamatkan KTP Malang dan tinggal di sebuah kost di Gresik ini sudah tidak mampu lagi bekerja mencukupi kehidupannya karena penyakitnya dan saat ini ditampung di Omah Dhuafa.

Menurut penelusuran Omah Dhuafa sebagaimana diterima oleh suarabmi.com, kedua orang tua Fara bercerai dan menikah lagi. 

Ibunya menjadi TKW di Taiwan namun tak pernah merawatnya baik perhatian maupun finansial, sedangkan ayahnya yang juga sibuk bekerja tidak bisa merawat Fara, baru 2 bulan ini ayahnya rutin mengirimkan uang 1 juta perbulan untuk perawatan.

Fara baru melakukan kemoterapi 1x, namun kondisi fisiknya drop dan harus opname beberapa kali setelahnya. Tanpa sekalipun ayah/keluarganya menjenguk saat Fara opname.
[ads-post]
Fara berencana akan melakukan kemoterapi lagi setelah kondisinya stabil dan kuat meskipun masih takut menghadapi efek pasca Kemo.

Tidak disangka, Ayahnya pun meminta agar Fara segera untuk melakukan kemoterapi lagi karena merasa keberatan untuk membelikan vitamin untuk tambahan nutrisi untuk Fara, sedangkan tidak perlu membayar jika harus kemoterapi alias gratis (BPJS)

Namun saat Fara bertanya pada  ayahnya, "pa, aku ga kuat klo disuruh kemo, sakit semua badanku, ga bisa bangun, mual muntah, sesak, ga bisa makan, diare. Tp gpp klo papa mau aku kemo. Tapi setelah kemo siapa yg jagain aku, aku sendirian"

Ayahnya menjawab, "papa ga bisa jaga km, adik2mu belum siap menerima km di rumah, km minta Omah Dhuafa aja jagain km"

"Entahlah kawan, apa yg harus kami perbuat untuk kasus kali ini. Sedangkan Fara juga memerlukan tambahan dana untuk proses kemo, obat2an selama kemo dan biaya hidup, namun orang tuanya seperti tidak peduli, dan lebih memilih unt membebankan pada kita" kata Omah DHuafa

Dan hari ini, ketika Fara kontrol di RSSG, kartu BPJSnya ditolak dengan alasan "Opname terakhir dalam kondisi pulang paksa". Padahal saat itu, Fara meminta pulang paksa karena tagihan RS selama 2 hari sudah mencapai 3,3jt. Sedangkan dia tidak memiliki uang sebanyak itu, pun ayah ibunya tak juga membantu untuk tagihan RS.

Kini, kondisi ginjal Fara menurun karena efek kemoterapi. Demam tinggi juga tanpa ada keluarga yang menemani.

Bagi sahabat yang mau membantu bisa menghubungi Dian Setyorini di nomor WA  081931056885

Nimas Ayuza Farakisma (Fara) 26 tahun ini menderita penyakit kanker kelenjar getah bening stadium 4 yang prosentase kesembuhannya diprediksi oleh dokter hanya 30%.

Powered by Blogger.
close