loading...
============

Berita TKI hariini terbaru
SUARABMI.COMMomentum puasa dan Idul Fitri kerap digunakan para tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk pulang kampung. Namun di saat itu para TKI ini bakal dimanfaatkan oleh sindikat perederan narkoba internasional untuk mengirim barang haramnya ke dalam negeri.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri Nixon Manurung. Menurutnya bukan tidak mungkin ada sindikat narkoba bakal menyelundupkan barang haram itu ketika banyaknya para TKI pulang kampung. Umumnya sindikat itu berasal dari Malaysia. Sebab TKI di negara sana berupaya keras untuk mudik saat masuknya bulan Ramadan.

"Para sindikat memanfaatkan jasa TKI yang hendak pulang kampung. Mereka diiming-imingi upah besar," kata Nixon, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (21/5).
[ads-post]
Untuk mencegah masuknya narkoba, pihak BNNP Kepri pun lebih meningkatkan pengawasan di seluruh daerah. Bahkan pihaknya akan bekerjasama dengan sejumlah instansi. "Kepri merupakan wilayah yang dekat dengan Malaysia dan selama ini sering dimanfaatkan sebagai jalur transit penyelundupan narkoba. Sehingga momen ini harus diwaspadai agar tidak dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkoba," tegas Nixon.

Sementara Kabid Berantas BNN Kepri, Bubung Pramiadi mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengantisipasi upaya penyelundupan narkoba di Kepri, terutama jelang Lebaran. Tim tersebut terdiri dari perwakian BNN Kepri, Kepolisian, Bea Cukai, Kantor Imigrasi, Pelabuhan, Karantina. "Kegiatan rutin untuk pengawasan sudah dilakukan. Jadi itu yang akan lebih ditingkatkan khususnya menjelang Lebaran ini," jelasnya.

Beberapa waktu lalu, BNN Kepri mengagalkan penyelundupan 21,5 kilo sabu ke Indonesia melalui pelabuhan Karimun. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengakuan ketiganya, mereka tegiur imbalan puluhan juta untuk membawa sabu ke Indonesia. jawapos

Momentum puasa dan Idul Fitri kerap digunakan para tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk pulang kampung. Namun di saat itu para TKI ini bakal dimanfaatkan oleh sindikat perederan narkoba internasional untuk mengirim barang haramnya ke dalam negeri.

Powered by Blogger.
close