loading...

SUARABMI.COM - Keinginan untuk mendapatkan hak yang lebih baik bagi pekerja migran diaplikasikan dalam sebuah aksi permintaan dukungan yang di lakukan oleh organisasi non-pemerintah dimana saat ini sudah mendapatkan dukungan lebih dari 90% dengan sekitar 2500 responden, termasuk penduduk lokal yang memberikan suaranya di Taiwan.

MENT mengadakan kampanye dan menggalang dukungan selama 3 bulan dimana dimulai pada 17 September lalu dimana ia membawa 3 isu utama, yaitu:

(1) Apakah TKW informal harus dilindungi undang-undang standar perburuan
(2) Apakah TKW Informal berhak atau dibolehkan berganti majikan secara bebas
(3) Dan apakah agensi harus dihapus untuk kebaikan para TKW.

Sebanyak 2447 responden mengisi atau menjawab 3 usulan itu dimana 2100 adalah pekerja migran dari berbagai negara dan 338 adalah warga lokal Taiwan. Dari jumlah 2447 ada 2400 yang sangat setuju dengan 3 usulan itu.

Jumlah warga Taiwan yang memberikan umpan balik positif diperkirakan akan meningkat dalam fase terakhir untuk mengukur dukungan karena berbagai kelompok non-pemerintah belum mengekspresikan posisi mereka pada tahap ini.
[ads-post]
Seorang wanita Taiwan bermarga Lui yang mempekerjakan pengasuh migran mengatakan kepada Real Daily bahwa dia mendukung pengasuh rumah yang dilindungi oleh Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan, yang dapat memungkinkan mereka memperoleh gaji dan perlindungan kesejahteraan yang lebih baik, setidaknya sama dengan formal.

Dia melihatnya sebagai skenario win-win solusion yang akan membuat pekerja migran lebih bahagia saat merawat orang tua di rumah, dan pengusaha tidak perlu khawatir harus segera mencari pembantu baru.

Sementara itu, seorang pria Taiwan yang bermarga Chen mengatakan bahwa penting untuk menindak agen pekerjaan swasta yang mengenakan biaya perekrutan selangit.

Buruh migran Indonesia, Sumiyati mengatakan kepada Kantor Berita Pusat bahwa dia menyetujui tentang referendum mengenai isu-isu ini, karena pekerja rumah tangga di Taiwan saat ini hanya memperoleh NT $ 17.000 (US $ 559) per bulan - NT $ 4.000 lebih rendah dari upah minimum legal sebesar NT $ 21.009, dan mereka tidak dilindungi berdasarkan UU Ketenagakerjaan. Jam kerja mereka bisa jadi tidak terbatas dan hari libur tidak dijamin.

Sementara itu, seorang pria Taiwan yang bermarga Chen mengatakan bahwa penting untuk menindak agen pekerjaan swasta yang mengenakan biaya perekrutan selangit.

Powered by Blogger.
close