loading...

SUARABMI.COM - Jasad TKI yang ditemukan di Shueishang Chiayi beberapa waktu lalu dimana jasadnya sudah tidak dikenali lagi namun memakai sarung bermerek lontar kini sudah teridentifikasi.


Ialah Samsul Karimullah, tanggal 23 bulan lalu menuju Chiayi untuk bekerja, namun baru bekerja sehari tiba-tiba meninggal tanpa diketahui penyebabnya.

Pada tanggal 28, selang seminggu, ditemukan jasadnya dalam keadaan tangan dan kakinya terikat, mayat ditinggalkan begitu saja di tanggul Bazhang Chiayi.

Polisi kemarin berhasil menemukan tersangka bermarga Chen mandor TKI yang membuang mayat Karimullah.
[ads-post]

Staf polisi mengatakan, karena korban tidak memiliki dokumen dan tubuhnya sudah membusuk, tidak bisa diambil sidik jarinya bahkan penyebab kematian dan tanggal kematiannya pun tak diketahui.

Ditambah lagi tempat pembuangan mayat terpencil, disekitar tidak ada CCTV, membuat kasus ini sulit diselidiki dan hanya bisa memeriksa pabrik sekitar untuk mencaritahu apakah ada TKA yang hilang, sehingga kasus ini menemui jalan buntu.

Melalui penelitian ilmiah oleh Kepolisian, berdasarkan suhu udara saat itu, korban diperkirakan telah meninggal selama 5 hari, selain itu juga mencoba mengakses CCTV terdekat.

Polisi memelototi rekaman CCTV yang jaraknya 5 km dari lokasi hingga mata kabur, akhirnya di sebuah CCTV terlihat sebuah mobil van yang mencurigakan.

Pada tanggal 24 September sekitar pukul 4 dini hari mobil tersebut lewat, kemudian setelah ditelusuri berhasil menemukan mandor bermarga Chen, dan membawa TKA asal Indonesia.

Polisi mengatakan, saat jenasah ditemukan tidak terlihat bekas luka, tangan dan kaki juga tidak ditemukan bekas luka perlawanan, dipastikan tangan dan kaki diikat setelah almarhum meninggal.

Kepastian jasad tersebut bernama Samsul Karimullah adalah dari paspor yang berada di Taichung sebuah kantor yang mengurusi TKA yang tidak diketahui keberadaannya, dimana Samsul datang ke Taiwan pada tanggal 19 bulan lalu. | udn

Jasad TKI yang ditemukan di Shueishang Chiayi beberapa waktu lalu dimana jasadnya sudah tidak dikenali lagi namun memakai sarung bermerek lontar kini sudah teridentifikasi.

Powered by Blogger.
close