loading...
============

SUARABMI.COM - Kisah tidak mengenakkan dialami oleh Ngadiyati TKW Bumi Ayu Cilacap Jateng. Ia sebenarnya telah 6 tahun bekerja pada majikan yang sama dengan system Direct Hiring, namun kini nasibnya tak jelas karena tuduhan majikan telah mencuri 5 buah barang antik milik majikannya.

Ngadiyati dilaporkan ke Polisi dan disidang di pengadilan tanpa pendampingan siapapun bahkan tanpa belaan dari KDEI Taiwan.

Alhasil dengan keterbatasan kemampuan bicara bahasa mandarinnya, ia divonis 2 tahun penjara dan denda NT$ 10.000 setelah persidangannya yang ke dua, namun aneh nya ia tak dipenjara.

Ngadiyati sebagaimana dirilis SPA tinggal di agensi yang menanunginya, ASIAN GLORY HUMAN RESOURCES MANAGEMENT & CONSULT CORP, ia tak boleh kerja dan tak boleh pulang ke Indonesia sebelum membayar dendanya sebesar NT$ 10.000 dan biaya tiket kepulangannya.

"Ada sebuah keganjalan dalam kasus ini karena si korban tidak di penjara karna pihak majikan menarik tuntutan ( versi cerita agensi ) Dan yang terjadi sekarang nasib dia terkatung katung tidak menentu.Tidak di penjara tidak dapat bekerja dan TIDAK DAPAT PULANG KE TANAH AIR" Tulis member anggota GANAS SPA.
[ads-post]
"Bagaimana bisa membayar denda dan membeli tiket untuk pulang sedangkan dia sendiri tidak bekerja dan untuk hidup sehari hari harus dari kantong pribadinya" Lanjutnya

Saat ini Ngadiyati membutuhkan NT$ 23.000 untuk pulang ke Indonesia guna membayar denda dan tiket. Ngadi yang tak pernah mendapatkan bantuan dari KDEI maupaun LBH lainnya ini hanya bisa berharap bisa secepatnya pulang. #Bagi yang mau membantu silahkan...!

Kisah tidak mengenakkan dialami oleh Ngadiyati TKW Bumi Ayu Cilacap Jateng. Ia sebenarnya telah 6 tahun bekerja pada majikan yang sama dengan system Direct Hiring, namun kini nasibnya tak jelas karena tuduhan majikan telah mencuri 5 buah barang antik milik majikannya.

Powered by Blogger.
close