loading...
============

SUARABMI.COM - Belum lama ini salah satu lembaga konsultan global, Passport Index merilis kembali daftar negara dengan pengaruh paspor "terkuat" sekaligus negara yang bisa bebas bepergian ke negara lain tanpa visa.

Konsultan global yang berbasis di Kanada ini menobatkan Singapura di posisi teratas, setelah mengungguli Jerman dengan paspor yang paling berpengaruh sekaligus bebas visa terbanyak, yaitu bisa datang ke 159 negara tanpa harus repot mengurus visa.

Singapura memang jauh meninggalkan beberapa negara ASEAN lainnya, tetapi tidak untuk Malaysia.  Negeri tetangga ini ada di posisi enam bersama Amerika, Republik Irlandia, dan Kanada, dengan jumlah negara yang bisa disinggahi tanpa visa sebanyak 154 negara. 

Indonesia berada pada peringkat 64, bersama Afrika, Zambia, Tunisia, dan Cape Verde. Ada 63 negara yang membebaskan visa (termasuk visa dinas dan diplomatik) bagi Warga Negara Indonesia.

Terkait hal tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia memberikan penjelasan kepada KompasTravel, mengenai dokumen keimigrasian Indonesia dan berbagai negara tersebut.
[ads-post]
"Pertama, yang me-rangking paspor, itu bukan lembaga resmi internasional, dia tidak punya akreditasi untuk melakukan penilaian kekuatan. Karena di dunia tidak ada organisasi internasional resmi yang diberikan wewenang menilai kredibilitas suatu paspor," ujar Agung Sampurno, Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi kepada KompasTravel saat dikonfirmasi lewat telepon, Kamis (26/10/2017).

Ia mengatakan harusnya penilaian paspor dan visa itu dibedakan, jika paspor dinilai lebih pada kepercayaan masyarakat dunia atas standar-standar paspor yang telah ditetapkan lembaga resmi.

Standar paspor sendiri memang telah ditetapkan oleh lembaga resmi yang disepakati dunia, yaitu International Civil Aviation Organization (ICAO). Standar yang dibuat meliputi tiga besar, ialah standardisasi produksi (bahan), fitur keamanan, dan pemakaiannya. Lembaga ini tidak berwenang melakukan penilaian.

"Rangking kekuatan tadi dalam terminologi imigrasi tidak relevan, karena paspor tidak bisa dinilai seperti itu. Tapi bisa diukur dari tiga proses tadi benar apa enggak berjalan dengan baik. Jika tidak standar akan berkurang kredibilitasnya," kata Agung.

Ia mencontohkan paspor Suriah atau negara konflik lainnya, yang diragukan kredibilitasnya, karena diproduksi di negara konflik yang kurang terjamin keamanannya. Sedangkan Indonesia meskipun negara aman, masih adanya jual beli paspor di kalangan TKI ilegal, sehingga menurunkan kredibilitas. 

"Artinya bisa jadi paspor Singapura itu termasuk yang paling aman dan dipercaya, pertama karena budayanya orang Singapura tadi disiplin, rapi, apik alias tidak jorok menggunakan paspor. Di luar dokumen dilihat juga dari perawakan orangnya," ujarnya. | kompascom

Belum lama ini salah satu lembaga konsultan global, Passport Index merilis kembali daftar negara dengan pengaruh paspor "terkuat" sekaligus negara yang bisa bebas bepergian ke negara lain tanpa visa.

Powered by Blogger.
close