============

SUARABMI.COM - Sekelompok demonstran berdemonstrasi didepan Yuan Eksekutif pada hari selasa kemarin dimana mereka mendesak pemerintah Taiwan untuk melindungi hak pekerja migran untuk bebas berganti majikan serta untuk merevisi aturan yang memberatkan pekerja migran walaupun atas kesalahan majikan.

Tien Kei-fung (田奇峯), anggota Serve the People Association, yang mengorganisir demonstrasi tersebut, mengatakan bahwa kelompoknya telah menangani kasus-kasus selama bertahun-tahun di mana pekerja migran tidak dapat memperpanjang masa tinggal mereka di Taiwan untuk mencari pekerjaan karena ada informasi palsu mengenai pekerja itu dari majikan lamanya.

Banyak majikan yang tiba-tiba membatalkan kontrak kerja dengan pekerja yang telah diputus kontrak dengan majikan sebelumnya tanpa alasan yang jelas dimana hal ini diduga karena informasi dari majikan lama yang tidak beres.

Sebagaimana kita ketahui, setelah penghentian pekerjaan disetujui, pekerja migran diberi waktu dua bulan untuk mencari majikan baru, dan dapat memperpanjang masa pencarian pekerjaan selama dua bulan lagi jika mereka gagal menemukan majikan baru saat itu. 

Namun ketika pekerja mengajukan masa ijin tinggal setelah 2 bulan tak mendapat majikan, MOL akan menyelidiki dengan pekerja itu termasuk menyelidiki ke majikan sebelumnya dimana ijin tinggal tidak akan diberikan jika majikan memberikan masukan negatif.

Hal inilah yang memaksa pekerja harus pulang ke negara asalnya dan tidak bisa bekerja di Taiwan secara langsung.
[ads-post]
Ngo Thi Trang, seorang pekerja Vietnam berusia 30 tahun yang menghadiri demonstrasi hari Selasa, mengatakan bahwa setelah bekerja selama satu tahun dan 14 hari di sebuah toko roti sayuran di Taoyuan, agensinya mengatakan kepadanya pada bulan Juni bahwa dia telah dipecat majikannya dan akan ganti majikan.

"Saya datang ke Taiwan untuk menghasilkan uang sehingga saya bisa memperbaiki hidup saya dan membantu orang tua saya di Vietnam," katanya. "Sekarang saya di sini untuk meminta bantuan Yuan Eksekutif, memberi saya lebih banyak waktu untuk mendapatkan uang di Taiwan." 

Majikan sebelumnya Ngo menyebutkan "kontraksi bisnis" sebagai alasan penghentian pekerjaannya, menurut salinan formulir tersebut. Ngo telah mengajukan permohonan untuk memperpanjang masa tinggalnya selama dua bulan lagi, namun khawatir jika pejabat ketenagakerjaan menentukan "kontraksi bisnis" menjadi sebuah kebohongan, dia bisa segera dideportasi kembali ke Vietnam. 

Leonard Chen (陳 燄 鴻), seorang konsultan di Kinsten Electronics Corp., mengatakan bahwa dia berharap untuk mempekerjakan Ngo, namun tidak dapat melakukannya lebih awal karena surat persetujuan perekrutan yang dikeluarkan oleh perusahaannya baru saja habis saat bertemu dengan Ngo.

Meskipun dia telah mengajukan surat persetujuan perekrutan baru, jika Ngo dideportasi sebelum surat baru dikeluarkan, dia tidak akan dapat mempekerjakannya, kata Chen. 

Menanggapi demonstrasi tersebut, Chen Chang-pang (陳昌邦), seorang pejabat dari Kementerian Tenaga Kerja, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima aplikasi Ngo untuk memperpanjang masa tinggalnya, namun mengatakan bahwa departemen tenaga kerja Taoyuan masih menyelidiki jika " Kontraksi bisnis "memang alasan penghentian pekerjaannya. 

Chen, yang bertemu dengan para pemrotes hari itu, mengatakan kepada CNA melalui telepon bahwa agensinya akan melindungi hak Ngo untuk bekerja di Taiwan, bahkan jika alasan penghentian pekerjaannya ternyata salah.

Saat ini, petugas ketenagakerjaan hanya menyelidiki keaslian alasan penghentian pekerjaan saat pekerja migran mengajukan perpanjangan masa tinggal mereka, namun Chen mengatakan pihaknya akan memeriksa kembali cara tersebut.

Sekelompok demonstran berdemonstrasi didepan Yuan Eksekutif pada hari selasa kemarin dimana mereka mendesak pemerintah Taiwan untuk melindungi hak pekerja migran untuk bebas berganti majikan serta untuk merevisi aturan yang memberatkan pekerja migran walaupun atas kesalahan majikan.

loading...
Powered by Blogger.
close