loading...
============

SUARABMI.COM - Dunia Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tak melulu mengabarkan berita penderitaan. Tidak sedikit TKI mencetak prestasi membanggakan bagi ibu pertiwi, salah satunya Endik Prawoto (41) warga Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Endik menjadi  (TKI) berprestasi yang turut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. dalam perantauannya di Taiwa, dia menyabet juara pertama ajang pencarian bakat. Hal itu berkat keahliannya bermain alat-alat musik salah satunya alat musik tradisional cina bernama Erhu.

Dia memang seorang yang menyukai musik sejak kecil. Dia terus mengasah keahlian tersebut mulai dari SMP. Pada waktu itu dia sudah mengusai alat musik umum seperti gitar dan keyboard. Baru ketika SMA kelas dua, dia menemukan alat musik cina bernama Erhu.

Dia tertarik Erhu lantaran alat musik langka dan suaranya yang khas ala oriental. Bentuknya yang unik seperti lobang resonansi dari sisik ular dan cara memainkannya pun tidak mudah harus pakai perasaan. Dan hasil meminjam teman sekolahnya dia berlatih setiap hari membuatnya menguasai alat musik gesek dari Cina ini.

Begitu memasuki dunia kerja, dia terhimpit ekonomi dan hutang banyak. Ingin hutang segera lunas, dia pun memutuskan untuk pergi keluar negeri yakni Taiwan. Kebetulan di negara itu, adalah asal dari alat musik Erhu. Membuat dia kembali bertemu dengan hobi lamanya itu.
[ads-post]
“Di sana saya membeli Erhu yang asli. Ketika pulang kerja saya memainkannya dan menguploadnya ke Youtube. Upload an itu banyak yang suka. Hingga oleh teman saya video itu didaftarkan ke ajang pencarian bakat dan tak bisa dipercaya membuat saya jadi juara di ajang tersebut,” ceritanya kepada BLITARTIMES, Kamis (26/10/2017).

Dia juga sempat tak dipercaya bisa menang di ajang pencarian bakat tersebut. Sebab secara sengaja dia didaftarkan oleh temannya. Dari video yang dikirimkan temannya itu dalam waktu sehari mendapat 8200 an likes. Hingga dia masuk 40 besar, 10 besar, 6 besar hingga ke final mendapat juara 1. Berkat prestasi tersebut, Endik dipercaya promotor membuka konser penyanyi Judika di Taiwan.

“Itu berkat dukungan teman-teman indonesia di sana. Dan dalam setiap tampil saya dapat SMS dukungan terbanyak,” ujarnya.

Menurut dia, hal tersebut berkat dia memainkan alat musik yang seharusnya untuk jenis lagu tradisional namun dia mainkan menggunakan lagu modern. Dia memainkan lagu-lagu pop seperti lagu band Noah dan Pieterpan. Tak pelak membuat orang terpana dan mendukung dirinya jadi juara 1.

“Dari juri asal Taiwan sana juga bilang kalau kagum pada saya. Dimana saya yang orang asli Indonesia bisa memainkan alat musik Cina yang dikenal sulit itu. Padahal di Cina sendiri jarang anak muda memainkan alat ini dan juri sangat salut pada saya,” papar Endik yang saat ini masih eksis di dunia musik bersama BST Band.

Kini dia yang sudah tak kembali lagi ke Taiwan. Sebab dia kini menjadi guru musik di SMP swasta di Blitar. Hal itu juga karena keahliannya bermain musik.

“Hobi kalau ditekuni memang menguntungkan. Seperti hobi musik saya ini bisa jadi pekerjaan tambahan saya. Seperti di Taiwan dulu saya yang sempat manggung musik sekali tampil bisa dapat Rp 2 juta lumayan jadi tambah-tambah,” pungkasnya. | jatimtimes
[youtube src="mwKGdj0D8e8"/]

Dunia Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tak melulu mengabarkan berita penderitaan. Tidak sedikit TKI mencetak prestasi membanggakan bagi ibu pertiwi, salah satunya Endik Prawoto (41) warga Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Powered by Blogger.
close