loading...

SUARABMI.COM - Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie mengusulkan agar pengiriman Tenaga Kerja Indonesia BMI ke luar negeri ditangani Pemerintah seperti halnya pengelolaan haji.

“Keberadaan BMI di sejumlah negara tujuan telah memberikan devisa terbesar bagi negara, namun kenapa porsi perhatiannya tidak seperti pengelolaan haji. Oleh karena itu, kami mengusulkan BMI ini dikelola langsung oleh pemerintah,” kata Ronny saat memberikan kuliah tamu di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang di Malang, Jawa Timur, Selasa dikutip Antara Jatim.

Paspor sebagai identitas WNI ketika berada di luar negeri, katanya, bisa dicabut jika pemegang paspor tersebut melakukan hal yang membahayakan bagi dirinya, orang lain maupun negara. Sampai saat ini ada 4.000 pemohon paspor yang ditunda penerbitannya karena untuk memberikan perlindungan sesuai kebijakan Dirjen Imigrasi.
[ads-post]
Menurut dia, paspor bukan semata-mata sebagai hak, tujuan penggunaan paspor itu juga harus jelas. Jika untuk bekerja, syaratnya harus lengkap dan sesuai persyaratan yang ditetapkan. Tidak sedikit WNI yang bekerja di luar negeri, namun tidak mengantongi visa pekerja.

Sementara itu, mulai maraknya keberadaan tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia menjadi kekhawatiran bagi Wakil Dekan 1 FH UB Dr Prija Jatmika. “Keberadaan tenaga kerja asing yang mulai membanjiri negeri ini harusnya menjadi alarm peringatan bagi warga Indonesia,” katanya.

Menurut dia, keberadaan tenaga kerja asing ini akan membuat peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia semakin sempit sementara tenaga kerja asing mulai menguasai. 

Sebenarnya jika Indonesia makmur, bekerja saja di negeri sendiri, tidak perlu sampai ke luar negeri,” katanya. | suara

Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie mengusulkan agar pengiriman Tenaga Kerja Indonesia BMI ke luar negeri ditangani Pemerintah seperti halnya pengelolaan haji.

Powered by Blogger.
close