============

SUARABMI.COM - Menteri Sri Mulyani meminta semua BMI untuk tidak alergi membayar pajak, karena pajak adalah penghasilan terbesar negara yang digunakan untuk memberikan beraneka subsidi, pembangunan, dan lainnya. “Kalau tidak ada pajak, bagaimana Republik (Indonesia) ini mau berdiri?,” kata Mulyani sebagaimana dilansir suara.

Namun tidak semua warga Indonesia terkena pajak, semua WNI yang mendapat penghasilan di bawah Rp 54 juta per tahun atau di bawah Rp 4,5 juta per bulan, otomatis akan bebas dari pajak pendapatan sekalipun WNI itu memiliki NPWP atau terdaftar sebagai wajib pajak.

Sementara untuk semua BMI yang bekerja keluar negeri otomatis dibebaskan dari pajak pendapatan sekalipun jika dihitung pendapatannya dapat melebihi Rp 4,5 per bulan. Untuk WNI yang bekerja di luar negeri lebih dari 3 bulan pun, otomatis akan bebas pajak dari Pemerintah Indonesia.
[ads-post]
“Barulah nanti seandainya saat Anda kembali ke Indonesia bawa income (pendapatan), kita hitung lagi berapa pajaknya,” kata Sri Mulyani

Sementara untuk yang berjualan online seperti lewat instagram atau facebook, ada aturannya dimana jika untungnya melebihi 4,5 per bulan atau lebih dari 54 juta setahun, maka ia wajib membayar pajak. 

"Jika seseorang sudah mendapat penghasilan dari jualan di Instagram itu misalnya sekitar Rp 75 juta (per tahun), maka dari jumlah itu dikurangi dulu Rp 54 juta, baru sisanya yang dikenain pajak,"  kata Mulyani.

Adapun besaran pajak atau tarif pajak pendapatan untuk semua WNI pun bervariasi antara 1,5, 15 hingga terbesar yaitu 35 persen dari jumlah pendapatan pertahun.

Gaji BMI Tidak Aka Kena Pajak di Indonesia Berapapun Jumlahnya, Tapi Jualan Online Kena Pajak Jika...! Berikut Detailnya

loading...
Powered by Blogger.
close