============

SUARABMI.COMSebutlah namanya Anisa, wanita yang telah bekerja pada majikannya selama 13 tahun ini harus menerima keputusan majikannya lantaran kehamilan yang diakuinya.

Wanita yang menjadi tulang punggung keluarganya di Indonesia ini sebelumnya takut kehilangan pekerjaannya jika majikan memecatnya dan tak akan bisa lagi tinggal di Hong Kong karena pembantu belum di ijinkan tidak tinggal serumah dengan majikannya.

Jika majikan Anisa memecatnya, otomatis ia akan kehilangan visanya dan tidak dapat bekerja di Hong Kong lagi untuk memenuhi kebutuhannya, kecuali keputusan 'tidak tinggal serumah dengan majikan' disahkan undang-undang.

Benar saja, saat Anisa mengaku sudah hamil 5 bulan kepada majikannya, tak pandang bulu ia langsung dipecat begitu saja bahkan dikata-katain dan disumpahin.

"Majikanku akan mengatakan hal buruk kepadaku, memanggilku anjing dan bahwa aku melahirkan seekor anjing, bahwa bayiku akan lahir cacat mental, dan tanpa lengan atau kaki" Tutur Anisa
[ads-post]
Wanita berusia 37 tahun inipun harus memendam sakit hati akibat kata-kata yang tak terlupakan oleh majikannya itu, sambil menangis ia bercerita kisahnya.

Ia berharap akan ada revisi undang-undang dimana pembantu diperbolehkan tidak 'live-in' dengan majikannya.

Meskipun perlindungan TKW di Hong kong relatif baik daripada negara lain penempatan TKW, namuns ejak kasus Erwiana lalu, Hong kong menjadi salah satu perhatian khusus dunia terkait permasalahan domestic worker.

Sebutlah namanya Anisa, wanita yang telah bekerja pada majikannya selama 13 tahun ini harus menerima keputusan majikannya lantaran kehamilan yang diakuinya.

loading...
Powered by Blogger.
close