============

SUARABMI.COM - Kabar duka kembali menimpa salah satu sahabat BMI asal Cianjur. Yuyun Bin Aa Halid (35) seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Mekarmulya RT 04 RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, tewas setelah diduga meminum obat sakit gigi pemberian sang majikan, Jumat (10/11/2017).

Terhitung sejak meninggalnya Yuyun saat ini sudah 5 hari jenazah masih di Negara Oman dan belum dipulangkan. 

Pihak keluarga mengaku tidak mampu memulangkan jenazah Yuyun dan mereka mendengar informasi bahwa selama 2 tahun Yuyun bekerja tanpa digaji.

Orangtua Yuyun, Yati (50) mengatakan ia pertama kali mendengar kabar anaknya meninggal setelah suami Yuyun mendatangi rumahnya dan mengabarkan kabar duka tersebut.

Ia kaget dan tak percaya karena sehari sebelumnya sempat mendengar kabar anaknya tersebut masih melakukan komunikasi dengan anak bungsunya.

Harapan Yati belum menemukan titik terang karena hingga hari kelima belum ada kabar tentang kepulangan anaknya tersebut. Pemulangan jenazah tersendat karena menurut informasi karena ia sudah tak terakomodir asuransi.

Yati mengatakan bahwa satu anaknya yang lain, Sumiati (25) yang sedang berada di Arab Saudi juga telah mendengar kabar tersebut. Dan ia telah melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pemulangan jenazah kakaknya.

Suami almarhumah Yuyun, Rudi (38) mengatakan bahwa ia mendengar kabar istrinya meninggal dari rekan sesama TKW yang bekerja di Oman.
[ads-post]
Sebagaimana dilansir dari laman tribun.news, Rudi menyatakan bahwa awalnya istrinya sakit gigi dan hendak pergi ke dokter, namun diberi obat sakit gigi oleh majikannya dan sesaat setelahnya Yuyun meninggal dunia. 

Rudi mengatakan istrinya sudah berada di Oman selama empat tahun. Namun dari sepengetahuannya, seharusnya kontraknya hanya dua tahun. 

Kepala Desa Neglasari, Andriana mengatakan bahwa ia tak mempunyai data keberangkatan warganya tersebut. Ia mengimbau kepada warga lainnya yang akan berangkat ke luar negeri menjadi TKI agar melapor ke pihak desa.

Andriana mengatakan semoga apa yang menjadi harapan keluarga almarhumah bisa dikabulkan pemerintah.

Ia juga berharap gaji yang belum dibayar dan menjadi tuntutan keluarga bisa dibayarkan. Ketua RT 04 Kampung Mekarmulya, Suntara mengatakan, bahwa di lingkungan almarhumah memang banyak TKI. Ia mencatat ada 13 orang yang pergi ke Timur Tengah di lingkungannya.

Dari data yang dimiliki Desa Neglasari, ada sekitar 120 TKI yang tercatat dan mendatangi desa sebelum berangkat ke luar negeri. Warga mengatakan bahwa hingga saat ini masih banyak pihak sponsor yang datang ke kampung-kampung menawarkan pekerjaan menjadi TKI ke luar negeri.

Kabar duka kembali menimpa salah satu sahabat BMI asal Cianjur. Yuyun Bin Aa Halid (35) seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Mekarmulya RT 04 RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, tewa

loading...
Powered by Blogger.
close