loading...
============

SUARABMI.COM - Pemerintah Hong kong sedang menjajaki perekrutan TKW dari Myanmar sementara pemerintah Myanmar sendiri masih akan melihat perkembangan TKW Kamboja yang akan datang akhir tahun ini.

Hong Kong membutuhkan 600.000 pekerja rumah tangga selama kurun waktu 30 tahun ke depan untuk merawat populasi penuaan yang semakin bertambah di Hong kong, kata Dr. Law Chi-kwong, sekretaris Biro Perburuhan dan Kesejahteraan.

Untuk memenuhi permintaan yang meningkat tersebut, pemerintah telah mempercepat perekrutan pekerja rumah tangga dari Kamboja - jumlah pekerja pertama bisa tiba di Hong Kong pada akhir tahun ini.

Baru - baru ini lebih dari 1000 keluarga di Hong Kong terkena imbas dari penghentian pengiriman TKW dari Philipina, sementara mereka kebingungan mencari pembantu dengan segera.
[ads-post]
Oleh karenanya pemerintah saat ini sedang membuka lahan baru seperti Kamboja dan rencananya Myanmar untuk menutupi kekurangan TKW tersebut.

Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan pelayanan terhadap TKW, emlindungi hak-hak mereka serta menyediakan fasilitas yang bisa digunakan saat hari libur.

Ada 352.000 pekerja rumah tangga asing di Hong Kong dan lebih dari separuhnya - 189.000 - berasal dari Filipina.

Ketua Asosiasi Pengusaha Pembantu Rumah Tangga Luar Negeri Hong Kong Betty Yung Ma Shan-yee mengatakan bahwa pekerja rumah tangga dari Myanmar yang bekerja di Hong Kong pada tahun 2014, menunjukkan kualitas yang buruk, banyak majikan yang mengeluh dan akhirnya ditutup oleh pemerintah. Akankah ini terulang lagi....?

Pemerintah Hong kong sedang menjajaki perekrutan TKW dari Myanmar sementara pemerintah Myanmar sendiri masih akan melihat perkembangan TKW Kamboja yang akan datang akhir tahun ini.

Powered by Blogger.
close