loading...

SUARABMI.COMSeorang wanita Indonesia berusia 60 tahun yang diduga dipekerjakan secara ilegal oleh pasangan setengah baya di sebuah kota di Johor, Malaysia, pada tahun 2009, telah diselamatkan oleh polisi pada hari Kamis kemarin yang lalu setelah mengalami penganiayaan di tangan majikannya selama delapan tahun.

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia, polisi Malaysia menggerebek sebuah rumah bertingkat di Skudai, di Distrik Johor Bahru, dan menyelamatkan pembantu tersebut.

Seorang pria berusia 50 tahun, yang merupakan majikan laki-lakinya, dan sopir bus dan pengusaha berprofesi, juga ditangkap di tempat kejadian.

Seorang wanita berusia 48 tahun, berprofesi sebagai dokter umum di sebuah klinik di Pasir Gudang, ditangkap dua hari kemudian, pada hari Sabtu, 16 Desember lalu.
[ads-post]
TKW Indonesia, yang berasal dari Jawa, menderita diabetes dan kaki kirinya menunjukkan adanya infeksi dengan komplikasi. Dia dikirim ke Rumah Sakit Sultanah Aminah dan dikatakan berada dalam kondisi stabil. Polisi telah menawarkan perlindungan 24 jam.

Selama bertahun-tahun bekerja, dia mengalami pelecehan fisik dan verbal, terutama dilakukan oleh majikan wanita. Dia juga tidak menerima gaji 500 ringgit sebulan yang dia janjikan dan sering kerja tanpa makan saat harus menjalankan tugas mengurus hewan peliharaan dan semua tugas rumah tangga.

Haris Nugroho, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Malaysia, membuat laporan di kantor polisi di Skudai dan penyelamatan dilakukan pada hari yang sama.

Petugas Malaysia sekarang melakukan penyelidikan berdasarkan Peraturan 39 (b) Peraturan Imigrasi negara bagian 1963 dan Bagian 12 Undang-Undang Anti Perdagangan Manusia dan Anti Penyelundupan Migran (ATIPSOM) 2007.

Seorang wanita Indonesia berusia 60 tahun yang diduga dipekerjakan secara ilegal oleh pasangan setengah baya di sebuah kota di Johor, Malaysia, pada tahun 2009, telah diselamatkan oleh polisi pada hari Kamis kemarin yang lalu setelah mengalami penganiayaan di tangan majikannya selama delapan tahun.

Powered by Blogger.
close