loading...
============

SUARABMI.COM - Seorang anak berusia empat tahun dirawat di unit perawatan intensif disebuah rumah sakit di Hong Kong pada hari Jumat malam (30/11) setelah dia ditemukan menderita pendarahan di otak dan banyak luka memar di tubuhnya.

Polisi menangkap Nanny atau pengasuhnya (36), dan pacar pengasuh (41), di sebuah Guest House di Mong Kok karena dicurigai melakukan kekerasan pada anak yang dititipkan kepadanya tersebut.

Pada Jumat malam, keduanya ditahan untuk diinterogasi dan belum dituntut. Petugas dari unit investigasi penyiksaan anak di Kowloon Barat menangani kasus tersebut.

Insiden bermuka ketika Korban dan saudara kembarnya dikirim oleh orangtuanya ke seorang Nanny (pengasuh) untuk dirawat di flat Mong Kok pada 22 November lalu saat ibu mereka sibuk pindahan ke rumah barunya di Hung Hom.

Saudara kembar anak itu tidak mengalami cedera dan diserahkan kembali ke ibunya dua hari kemudian.
[ads-post]
Kekerasan anak terungkap saat ibunya diminta untuk menjemput anak perempuannya yang terluka tersebut pada hari Jumat.

Anak perempuan berusia 4 tahun itu dalam keadaan setengah sadar dan menderita banyak luka memar saat ibunya tiba sekitar pukul 09:00, kata polisi.

Ibunya langsung membawanya ke Rumah Sakit Kwong Wah di Yau Ma Tei untuk mencari perawatan medis.

Seorang sumber polisi mengatakan pemeriksaan awal menunjukkan bahwa anak malang tersebut menderita pendarahan di otak.

Detektif pergi ke rumah pengasuh di Mong Kok tapi gagal menemukannya. Setelah diselidiki, petugas menemukan pengasuh dan pacarnya bersembunyi di sebuah wisma tamu di distrik Kowloon, tempat mereka ditangkap.

"Investigasi awal menunjukkan kedua tersangka tersebut menuduh gadis tersebut nakal," kata sumber tersebut.

Penulis Kartini

Seorang anak berusia empat tahun dirawat di unit perawatan intensif disebuah rumah sakit di Hong Kong pada hari Jumat malam (30/11) setelah dia ditemukan menderita pendarahan di otak dan banyak luka memar di tubuhnya.

Powered by Blogger.
close