SUARABMI.COM - Gagal mengisi pengajian langsung di Hong kong, ustadz Abdul Somad masih bisa mengisi pengajian dengan jama'ahnya melalu video Skype yang ditayangkan dalam layar lebar.

Dalam pengajian yang disiarkan melalui skype tersebut ustadz Abdul Somad mewanti-wanti jama'ahnya TKW Hongkong untuk hidup hemat dan tidak kecanduan untuk menambah kontrak.

"Saudari-saudari di Hogkong itu untuk mencari nafkah, itu perlu diluruskan. Hongkong bukan tujuan akhir. Jangan sampai habis masa kerja, terus terus lagi, bukan. Disana bukan tmpat kta, disana hanya tempat kita bertanam padi, setelah padinay tumbuh, padinya mekar, kita tuai kita petik lalu kita pulang" Tutur ustadz Abdul Somad.
[ads-post]
"Jangan sampai unlimitied tidak ada batasan, jangan sampai 2 jadi 3 jadi 6 jadi 9 tahun." katanya dalam ceramhnya yang disaksikan ribuan jama'ah

Ustadz Somad juga megajari agar tidak hidup mewah-mewah dan hidup bersahaja. Agar TKW tidak hanya menuruti nafsu duniawi, membeli barang-barang mewah hingga membuat uangnya habis.

Beliau juga menyarankan untuk menggunakan uang hasil kerjanya untuk modal kerja seperti ternak ayam, ternak puyuh dan bukan untuk membeli TV besar dan lainnya.

"Bahwa harta ini seperti air garam, dia kalau kita minum maka kita akan semakin haus." Jelasnya menggambarkan kecanduan TKW dalam menambah kontrak karena gaji yang besar.

Berikut videonya.[youtube src="eDGe0Rl9nZI"/]

Gagal mengisi pengajian langsung di Hong kong, ustadz Abdul Somad masih bisa mengisi pengajian dengan jama'ahnya melalu video Skype yang ditayangkan dalam layar lebar.

loading...
Powered by Blogger.
close