SUARABMI.COM - Mulai rabu kemarin, Kamboja sudah mengirimkan para TKW nya untuk siap bertempur di Hongkong meramaikan pasar bursa kerja domestik di Hongkong yang kian hari permintaannya dan lowongan pekerjaannya kian meningkat.

Hong Kong adalah rumah bagi lebih dari 300.000 pembantu asing, kebanyakan dari Filipina dan Indonesia. Namun kasus penyalahgunaan dan kerja paksa telah menjadi berita utama dalam beberapa tahun terakhir dimana negara penyuplai pertama seperti Indonesia dan Philipina mengancam akan memboikot jika aturan tak diperbaiki demi menjaga keselamatan pekerja asingnya.

Oleh karenanya Hong Kong telah beralih ke Kamboja, salah satu negara termiskin di Asia dimana rata-rata upah bulanannya sekitar US $ 100, untuk mengimbangi kekurangan pembantu di Hongkong yang sudah tak dapat di suplai dari negara lain karena kelebihan kuota.

Dengan dibukanya dari Kamboja, pemerintah yakin akan mampu menutupi kekurangan pekerja asing di Hongkong. Setidaknya 14 TKW tiba di Hongkong rabu kemarin.
[ads-post]
Seik Malay (30) salah satu TKW yang tiba di Hongkong kemarin mengatakan ia harus rela berpisah dengan putrinya yang baru berusia 9 tahun demi mendapatkan gaji US$ 550 atau HK$ 4310. "Dengan gaji itu, saya akan bisa membantu perekonomian keluarga saya" Katanya.

Ngoy Rith, wakil kepala departemen tenaga kerja Kamboja sudah menyiapkan segala kebutuhan TKW untuk menjaga diri jika mendapat kekerasan baik dari majikan atau lainnya. "Kami sudah menyiapkan segalanya untuk menangani masalah tersebut" Katanya

Dia mengatakan setiap pelayan Kamboja diizinkan menggunakan smartphone untuk menghubungi keluarga atau pejabat mereka jika mereka membutuhkan bantuan.

Pemerintah Kamboja juga akan mengirimkan 1000 TKW tahun depan untuk siap meramaikan Hongkong dan bersaing dengan TKW asal Negara lainnya.

Penulis Aan
Sumber Media Hongkong

Mulai rabu kemarin, Kamboja sudah mengirimkan para TKW nya untuk siap bertempur di Hongkong meramaikan pasar bursa kerja domestik di Hongkong yang kian hari permintaannya dan lowongan pekerjaannya kian meningkat.

loading...
Powered by Blogger.
close