SUARABMI.COMSaat pembukaan pasar islam yang berlokasi di Taman Hutan Daan Taipei kemarin sabtu pagi (23/12) dipenuhi oleh banyak pengunjung yang ingin berbelanja.

Pasar ini diadakan oleh Asosiasi Muslim China dan Departemen Informasi dan Pariwisata Pemerintah Kota Taipei dimana dalam pasar terdapat 60 pelapak yang menjual berbagai barang dari perhiasan, kerajinan tangan hingga makanan halal dan pameran budaya.
Acara ini diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun ke 80 Asosiasi Tionghoa China, yang didedikasikan untuk mempromosikan lingkungan yang lebih ramah terhadap Muslim di Taiwan serta mengenalkan budaya Muslim kepada orang-orang Taiwan.

Islam memiliki 1,8 miliar penganut, yang merupakan 24 persen populasi dunia, sementara masing-masing negara memiliki banyak perbedaan tradisi dan budaya yang beragam. 
[ads-post]
Di antara 60 vendor, masing-masing memiliki ciri khas berbeda seperti dari Asia Tengah, Indonesia, Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika Utara, hal ini menarik banyak orang untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam untuk datang dan menghabiskan akhir pekan yang menarik.

Stan yang paling populer adalah mereka yang menampilkan aktivitas budaya. Ada beberapa bilik bagi pengunjung untuk menerima tato henna yang menarik penonton untuk mencobanya, dan stan lain menampilkan tulisan kaligrafi Arab juga diminati. 

Para kaligrafi dari Asosiasi Mahasiswa Muslim menulis nama pengunjung dalam kaligrafi Arab, dan pengunjung dapat memilikinya secara gratis.

Stan lain yang sangat disukai dari acara tersebut adalah penampilan budaya Maroko, Turki, dan Iran. Pasangan Maroko / Taiwan yang mendedikasikan diri untuk memperkenalkan budaya Maroko membawa minyak argan Maroko dan tas kulit buatan tangan ke gerai mereka, sebuah toko di Turki menjual permen yang dibawa dari toko roti Karakoy Gulluoglu yang terkenal di Turki, dan sebuah bilik Iran memiliki makanan ringan dan produk lokal Iran yang paling otentik, seperti kurma manis dan salah satu bumbu paling mahal di dunia, kunyit.

Yu Cheng-Tai, Managing Supervisor Asosiasi Muslim China, mengatakan bahwa kebanyakan orang Taiwan tidak mengenal budaya Islam, sementara beberapa bahkan memiliki kesalahpahaman terhadapnya. Sebenarnya, Islam adalah agama toleransi. 

"Beberapa orang mungkin menganggap masjid ini tidak dapat didekati, bagaimanapun, ini sebenarnya adalah tempat di mana kita mengadakan banyak acara sosial yang tidak hanya menyangkut umat Islam tapi juga orang-orang dari agama lain," tambahnya.

Saat pembukaan pasar islam yang berlokasi di Taman Hutan Daan Taipei kemarin sabtu pagi (23/12) dipenuhi oleh banyak pengunjung yang ingin berbelanja.

loading...
Powered by Blogger.
close