============

SUARABMI.COM - Kasus pemalakan online dikalangan TKI kembali terjadi, kali ini menimpa ZV salah seorang TKW di Taiwan yang sedang menjalin asmara dengan kekasih dumainya.

Hubungan mereka yang dijanjikan akan dinikahi, membuat ZV percaya bahkan berbagai video call saat mandi dan video tersebut direkam oleh sang kekasih yang kekurangan kasih sayang dan belaian.

Merasa umpan sudah ditangan, pelaku yang mempunyai akun facebook Widas Morro yang mengaku seorang TNI ini mulai memeras ZV.

"Awalnya mau serius sama aku, ujung-ujungnta dia mau memeras uang aku. Awalnya dia minta pulsa ngomongnya pinjam pulsa 300 ribu. Karena dia lagi tugas di manado tengah hutan, dia minjem kalau sudah sampe pulsanya mau balikin, eh nyatanya tidak" Kata ZV kepada suarabmi.com

Tak sampai disitu, Widas bahkan berencana akan ke Taiwan untuk menjemput ZV namun sebelum itu ia kembali pinjam uang 10 juta dengan alasan bapaknya kecelakaan.

Karena tidak dikasih, Widas lantas menurunkan permintaanya menjadi 5 juta, 1 juta dan akhirnya hanya 500 ribu.
[ads-post]
Karena aku tahu aku akan dibohongi, aku menolak kirim lagi, alhasil Widas mengancam aku, keluargaku dan anakku.

Saking nekadnya Widas, anak ZV hampir saja diculik oleh orang tak dikenal dengan membawa sepeda motor, karena ini ZV hingga opname di rumah sakit Chonghwa 4 hari.

Widas pun hingga kini belum menerima uang lagi dari ZV dan mengancam akan menyebarkan videonya ke media sosial.

Banyak hal seperti ini terjadi dikalangan TKI, karena rasa takut disebarkan videonya, lantas mereka banyak yang diam dan memberikan apa yang diminta korban.

Jika hal seperti ini terjadi padamu, lawanlah dan jangan takut fto atau videomu disebar, karena jika benar disebar, kamu malah mendapat bukti untuk menjerat dia ke ranah hukum. #waspadalah.....! Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat sang pelaku, namun karena ada kesempatan.

Kasus pemalakan online dikalangan TKI kembali terjadi, kali ini menimpa ZV salah seorang TKW di Taiwan yang sedang menjalin asmara dengan kekasih dumainya.

loading...
Powered by Blogger.
close