SUARABMI.COM - Kejadian tidak mengenakkan dialami oleh Sum, salah satu TKW yang bekerja di Hongkong, pasalnya ia mendapat majikan yang super dupel pelit dan perhitungan.

Sebagaimana diceritakan oleh Soekamti, teman Sum, Sum harus membayar separu tagihan listriknya karena tagihan bulanan membengkak.

Padahal Sum baru beberapa bulan bekerja di Hongkong dan belum habis masa potongan agennya. Sebagaimaa kita tahu, Tagihan Listrik , Air, Gas dan lain sebagainya sepenuhnya merupakan kewajiban majikannya, bukan pembantunya.
[ads-post]
Sempat Sum mengadu permasalahan inike agennya, namun bukan bantuan malah marah yang didapat Sum, akhirnya ia pasrah dan menerima dengan terpaksa.

Agen yang mendaat aduan juga mengadu ke PJTKI di Indonesia dan PJTKI bodohnya juga memanggil keluarga BMI malang ini untuk datang ke PT termasuk Orangtua, suami dan aanknya yang masih balita.

Sesampainya di PT , pihak PT malah marah-marah pada keluarganya tersebut. Soekamti berharap, dengan postingannya ini, pihak Organisasi Buruh Migran di Hong kong dapat membantu menyelesaikan masalah BMI malang ini.

Kejadian tidak mengenakkan dialami oleh Sum, salah satu TKW yang bekerja di Hongkong, pasalnya ia mendapat majikan yang super dupel pelit dan perhitungan.

loading...
Powered by Blogger.
close