loading...
============

SUARABMI.COM - Hongkong merupakan negara favorit bagi tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia. Kenapa Hongkong pilihan?

Tentu karena pemerintah di Hongkong dianggap memperlakukan adil dalam memberikan perlindungan bagi para TKW.  Mereka mempunyai banyak tempat-tempat terbuka yang bisa digunakan saat berlibur.

Bukan hanya bebas dalam liburan, tetapi bebas dalam berorganisasi dalam menyampaikan aspirasinya sesama nasib pekerja, seperti organisasi 'Laskar TKW'.

Jikapun terjadi hal-hal penyiksaan atau tindak kekerasan bahkan penipuan gaji yang dilakukan oleh oknum majikan yang nakal, tentu sangat mudah untuk diusut.

Pada hari minggu, mereka bisa liburan. Di hari inilah mereka bisa memanfaatkan berbagai aktivitas di luar rumah untuk refreshing. Berkumpul dengan teman-teman sesama TKW Indonesia, saling berbagi rasa.

Kadang di hari libur ini, para TKW melakukan hal-hal kegiatan yang positif menjadikan publik di Indonesia kadang kala terharu. 

Namun sangat disayangkan pula, ketika ada satu atau dua orang para TKW yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji, yang tidak patut dicontoh.

Seperti akun Facebook Sri Utami ini. Dia disebutkan sebagai tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong.

Ketika ditelusuri ke dalam Facebooknya yang sudah diikuti 1.836.169 pengguna media sosial itu, aduh...sungguh memalukan! 
[ads-post]
Ia dengan beraninya pose vulgar secara live facebook, baik di kamar maupun di tempat umum. Bahkan ia tak segan-segan mempertontonkan bagian dalam tubuhnya.

Tentu perbuatannya itu sangat meresahkan bagi anak-anak remaja Indonesia yang melihat ke laman Facebooknya yang tidak bersifat private tersebut.

Bahkan, setiap postingannya bisa dikomentari hingga ribuan warganet.  Mayoritas mencemoh dan ada juga sebagian warganet yang berkomentar yang agak pro pada Sri Utami dengan alasan yang tidak masuk akal.

Dengan sikap dan perbuatannya seperti ini tentu sangat memalukan nama bangsa Indonesia sendiri, yang mana sangat sensitif terhadap aksi p0rnografi.

"Jelas ini sangat-sangat merugikan generasi penerus bngsa! Apakah begini cara mendidik, dan apakah kalian tau efek dari smua ini? Seharusnya lebih baik peka lagi berpikir. Ini dunia-dunia maya dilihat semua orang bahkan anak-anak remaja. Dan apa kalian tau efeknya apa kalau yg melihat kaum-kaum sange, nafsu yg tidak tersalurkan bisa mengundang nafsu kejahatan, pemerkosaan, dan yg lebih parahnya ibunya jadi bahan ejekan teman anak-anaknya. Seharusnya yang kayak begini jangan dibiarkan. Bertindak dong para aparat penegak hukum," tulis akun Facebook Cemplie San Loco Goesto di kolom komentar laman Facebook Sri Utami.

Berikut  salah satu postingan Sri Utami yang rata-rata berbahasa Jawa dengan membuat intro (kutipan), "Tidak suka saya, jangan mengikuti dan mengintip. Pergi dari beranda saya. Paham Semuanya."

Sri Utami sendiri pernah dilaporkan oleh organisasi Laros Banyuwangi yang diwakili oleh Topan Adi Sucipto namun hingga saat ini tidak pernah ada tindakan.

Selain itu, Konjen Tri Tharyat Juga pernah menegurnya melalui surat, namun tak pernah juga digubris olehnya. Semoga generasi muda Indonesia tidak mengikuti akun facebooknya.

Baca:



Hongkong merupakan negara favorit bagi tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia. Kenapa Hongkong pilihan?

Powered by Blogger.
close