loading...
============

SUARABMI.COM - Banyak pengalaman BMI yang saat pulang ke Indonesia untuk cuti dan kembali dengan membawa oleh oleh khas Indonesia, dicekal bahkan hingga didenda ratusan NT khususnya di Taiwan.

Disetiap negara dan bandara memang ada aturan khusus tentang makanan dan buah-buahan yang boleh di bawah sebagaimana aturan juga diterapkan di Indonesia.

Jika kedapatan penumpang membawa barang yang dilarang atau barang yang harus ijin namun tak ada ijinnya pastilah pihak bea cukai disetiap negara akan merazianya.

Hal ini juga pernah dialami oleh Sulis, salah satu TKW di Taiwan dimana ia membawa nasi tiwul, nasi jagung kering, sambel pecel dan jenang jawa yang kesemuanya adalah titipan dan oleh-oleh tiba-tiba di geledah oleh pihak bea cukai Taiwan.

Menurut ceritanya, barang-barang bawaan itu dibuka satu-satu padahal sudah terbungkus rapi namun karena memang tidak ada barang yang terlarang akhirnya semua dibebaskan dan tanpa denda.
[ads-post]
Lain halnya dengan yang dialami oleh Dek Mimi. Tahun 2015 lalu saat cuti ia juga membawa jajanan dari Indonesia bahkan jajanan itu akhirnay dibuang ditempat sampah oleh pihak bea cukai Taiwan.

Pengalaman lainnya lagi dialami oleh Nurmala, TKW Taiwan ini membawa serundeng (parutan kelapa goreng) yang dicampur daging. Dan ternyata peraturan tak memperbolehkan bawa daging masuk Taiwan tanpa melalui penyeterilan, akhirnay dagingnya dibuang dan serundengnya tetap boleh dibawa.

Lain hal nya pengalaman menyedihkan dari Puji Fika, ia harus membayar NT$ 7000 karena ia mendapat titipan rendang, bumbu pecel, laos, Kemiri, kencur, Kunci, Sayur. Paspor dan ARC nya sempat ditahan dan akhirnay ditebus dengan bayaran NT$ 7000.

Namun tidak sedikit pengalaman BMI yang lolos dengan semua bawaan di atas. Yang pasti setiap negara ada aturannya dan jika tertangkap dan disita itu memang seharusnya dan bila bebas dari razia mungkin itu rejeki tak terduga.
[youtube src="4_xad9d8MFY"/]

Banyak pengalaman BMI yang saat pulang ke Indonesia untuk cuti dan kembali dengan membawa oleh oleh khas Indonesia, dicekal bahkan hingga didenda ratusan NT khususnya di Taiwan.

Powered by Blogger.
close