============

SUARABMI.COM - Mengawali tahun 2018, KJRI Hong Kong kembali melakukan Sosialisasi Bea dan Cukai bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kali ini kegiatan dilaksanakan bersama organisasi Gabungan Olahraga Putri Indonesia (Golpindo) dan Majelis Taklim Pusat Hong Kong, di Deep Water Bay Stanley Hong Kong. Minggu 7 Januari 2018, dengan jumlah peserta sekitar 70 orang. Pada hari yang sama sosialisasi juga dilakukan kepada Koalisi Organisasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong (KOTKIHO), di Ruang Ramayana KJRI Hong Kong yang dihadiri sekitar 190 peserta.

Imik Eko Putro, Konsul Bea dan Cukai, menyampaikan peraturan baru yaitu Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Imik menjelaskan bahwa dengan aturan baru ini, penumpang dari luar negeri dapat merasakan manfaat yang lebih untuk fasilitas bebas bea masuk atas barang pribadi, karena adanya kenaikan batas nilai barang yang bisa mendapat pembebasan bea masuk yang semula USD. 250 atau HKD. 1.925 menjadi USD. 500 atau HKD. 3.850 per-orang.
[ads-post]
Juga disampaikan peratuan baru nomor 30 tahun 2017 tentang Pengawasan Pemasukan Obat dan Makanan ke dalam Wilayah Indonesia yang mengatur pengecualian untuk masuknya obat dan makanan yang tidak memiliki izin edar Badan POM untuk keperluan penggunaan sendiri/pribadi, yaitu untuk obat, produk biologi, obat tradisional, kosmetika, suplemen kesehatan dan pangan olahan. Pemasukan obat dan makanan tersebut ke Indonesia dapat dilakukan melalui jasa pengiriman/pengangkutan dan barang bawaan penumpang. Syarat yang perlu diperhatikan untuk barang dimaksud adalah tidak untuk diperjualbelikan dan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. | KJRI Hongkong

Mengawali tahun 2018, KJRI Hong Kong kembali melakukan Sosialisasi Bea dan Cukai bagi para

loading...
Powered by Blogger.
close