loading...
============

SUARABMI.COM - Sekedar cerita nyata, barangkali bisa menjadi pelajaran bagi ibu-ibu yang telah mengandung anaknya berbulan-bulan dan akhirnya harus berpisah dengan suami dan anak karena harus bekerja di luar negeri.

Kisah ini diceritakan oleh TKW Taiwan dimalam tahun 2018 semalam. Dimana Ia berpisah dengan suaminya dan suami menikah lagi, anak kesayangannya ikut dengan suami dan ibu tiri karena tidak krasan bila harus didesa bersama sang ayah dari TKW itu.

Dimalam tahun baru semalam, ia berkisah kepada mamahnya yang ada di Taiwan sambil menangis-nangis.

"Mamah tahun baru kemana? Aku dirumah tok mah, ndekem, bapak gak tau mau diajak kayak gtuan (tahun barunan). Pingin ku jalan-jalan mah, tapi sama siapa jal? bapak aja gak mau" Bunyi chattingnya dalam bahasa jawa.
[ads-post]
Tak hanya sekedar cerita itu, ternyata anak itu selama bersama ibu tiri juga selalu mendapat perlakuan kasar dari sang ayah.

Saat anak itu mengirimkan foto wajahnya, terelihat lebam dan menangis dibagian mata dan pelipis. "Habis dihajar bapak, lihato mataku memar" Ungkap anak tersebut.

Hal yang dialami oleh anak tersebut adalah salah satu dari efek broken home. Hampir 90% yang merasakan akibat broken home adalah sang buah hati dan bukan kedua pasangan. Banyak anak broken home tumbuh menjadi nakal atau justru mendaji penakut dan pendiam.

So...! Sahabat BMI, biaya menikah itu murah namun biaya bercerai itu mahal. Pikirkanlah beribu sebelum kamu memutuskan untuk menikah dan mempunyai anak, karena jika sudah terjadi perceraian, maka anak akan menjadi korban satu-satunya, bukan hanya hatimu saja yang sakit. Jadikanlah kisah ini sebagai bahan renungan.

Kisah ini diceritakan oleh TKW Taiwan dimalam tahun 2018 tadi. Dimana Ia berpisah dengan suaminya dan suami menikah lagi, anak kesayangannya ikut dengan suami dan ibu tiri.

Powered by Blogger.
close