loading...
============

SUARABMI.COM - Menjadi pembantu dan melayani orang diluar negeri yang sebelumnya belum kita kenal bukanlah cita-cita setiap orang, namun kebutuhan dan desakan hidup banyak orang memutuskan untuk meninggalkan keluarganya demi mencari nafkah dengan menjadi pelayan bagi orang yang baru kita kenal.

Kerasnya kehidupan menjadi TKI dan TKW sering membuat orang yang tak tahan mentalnya mengalami depresi bahkan hingga gila, namun tidak sedikit pula yang menjadi betah dan krasan  bertahun-tahun sehingga takut untuk pulang karena tak akan bisa hidup dinegeri sendiri.

Mereka yang bertahan lama, rata-rata bukan karena desakan ekonomi namun karena kenyamanan hidup jauh dari lingkungan dan keluarga sehingga lupa akan rasa asli tanah kelahirannya, bertahun-tahun tidak pernah move on dan mengatakan dirinya berdikari menjadi BMI serta aktif dalam berbagai organisasi yang pada akhirnya lupa tanah air sendiri.

Banyak BMI yang keluarganya broken home karena pekerjaan ini dan banyak BMI yang menikmati kondisi kesendirian hingga single abadi tanpa pasangan sejati.
[ads-post]
Namun, kerasnya menjadi BMI terkadang membuat mereka trauma untuk menambah kontrak dan bekerja serius dan dalam satu kontrak mampu move on dan berdikari ditanah sendiri.

Beberapa jadwal TKW di bawah ini seyogyanya bisa menjadi renungan bagi kaum adam sehingga akan lebih berpikir seribu kali sebelum merelakan istrinya bekerja di luar negeri, sebagaimana kewajiban bekerja adalah kewajiban kaum lelaki.

Minim istirahat, kerja yang nonstop bahkan waktu tidur yang kurang bisa membuat istri cepat mati bila suami tak sadarkan diri. Parahnya, suami mudah mengucapkan kalimat 'nikah lagi'.
Kerjaan TKW ini dari jam 7 hingga jam 11 malam, terkadang harus bangun malam karena pasien yang berpenyakitan
Jadwal yang padat setiap hari seperti ii tentu mudah membuat orang stress dan emosi yang tak labil
Jadwal TKW ini mengalahkan jadwal pondok romadhan yang dilaksanakan di pesantren saat bulan ramadhan, oh my god
Anak sekolahpun serasa gak sanggup melaksanakannya

Mungkin lulusan terbaik dari TKW dan TKI yang mendapat jadwal seperti ini adalah kedisiplinan dimana hal ini akan membuatnya suskses kelak jika sudah berdikari di negeri sendiri. Wahai para suami...., apa tanggapanmu ?

Menjadi pembantu dan melayani orang diluar negeri yang sebelumnya belum kita kenal bukanlah cita-cita setiap orang, namun kebutuhan dan desakan hidup banyak orang memutuskan untuk meninggalkan keluarganya demi mencari nafkah dengan menjadi pelayan bagi orang yang baru kita kenal.

Powered by Blogger.
close