SUARABMI.COM - Nasib kurang baik dialami oleh salah satu sahabat BMI asal Cirebon yang bekerja di Singapura ini, wajahnya penuh lebam dan menurut pengakuannya ia sering dipukul majikannya.

Kisah ini terungkap saat Lutin TKW asal Cirebon yang berangkat dari PT. Sumber Kencana Sejahtera (SKS) sedang berbelanja di Food Curt dan kebetulan bertemu dengan Sri Rahayu, TKW yang juga bekerja di Singapura.

Melihat ada yang aneh di wajah Lutin, Sri Rahayu lantas bertanya kepada Lutin tentang apa yang terjadi. Sempat nengok kanan kiri memastikan dirinya aman, Lutin lantas bercerita tentang apa yang dia alami.

'Kamu dari mana', tanya Sri Rahayu. Lutin menjawab kalau dirinya dari Cirebon. Kemudian Sri Rahayu kembali bertanya, 'Sudah berapa lama disini', Lutin pun menjawab, 'Baru 6 bulan, saya pengen pulang udah gak tahan'. Dan air mata Lutin pun mulai mengalir membasahi pipinya.
[ads-post]
Sri Rahayupun mulai curiga dengan kondisi Lutin, setelah beberapa saat mengobrol akhirnya Lutin mengaku kalau majikannya suka memukul dia.

Lutin di Singapura bekerja menjaga anak yang baru berusia 2 tahun dan berangkat melalui PT. Sumber Kencana Sejahtera (SKS) dibawah naungan Nation Agency.

Lutin yang mengalami tekanan batin berharap bisa segera lepas dari majikannya dan kembali ke Indonesia karena sudah tidak kuat lagi bekerja pada majikan tersebut.

Ia sangat berharap ada organisasi yang bisa membantunya

Nasib kurang baik dialami oleh salah satu sahabat BMI asal Cirebon yang bekerja di Singapura ini, wajahnya penuh lebam dan menurut pengakuannya ia sering dipukul majikannya.

loading...
Powered by Blogger.
close