============

SUARABMI.COM - Kelompok lingkungan internasional Greenpeace baru-baru ini mempublikasikan hasil penelitian mereka tentang pencemaran air laut di lingkungan Taiwan.

Dari video yang mereka publikasikan, terlihat banyak partikel plastik di lautan yang hal itu akan mengancam ekosistem laut bahkan mengancam kesehatan bagi manusia.

Penelitian tersebut dilakukan di 18 lokasi di lepas pantai Taiwan Menurut Yen Ning (顏 寧), kepala Greenpeace Taiwan.

Di satu tempat di lepas pantai Keelung, 409 tangkai mikroplastik dikumpulkan dalam satu botol hal ini setara dengan 788.000 potongan plastik di kolam renang berukuran Olimpiade.

Mengingat tingginya kepadatan mikroplastik di lautan, tidak mengherankan jika banyak makhluk laut, termasuk ikan dan udang, menganggap puing-puing itu sebagai makanan dan memakannya. 
[ads-post]
Manusia yang kemudian memakan hasil laut tersebut akhirnya juga memakan puing-puing plastik yang telah dimakan ikan sebelumnya dimana partikel plastik yang dimakan ikan tidak akan bisa dicerna dan akhirnya masuk kedalam tubuh manusia.

Yen mendesak pemerintah untuk melakukan penelitian yang lebih komprehensif di sekitar lautan dan untuk menyelidiki apakah makanan laut yang dikonsumsi di Taiwan terkontaminasi atau tidak?.

Sementara itu, Greenpeace mendesak orang untuk menggunakan plastik lebih sedikit, mengingat sebagian besar plastik yang ditemukan di pantai adalah botol plastik, tutup botol, sedotan, kantong plastik dan gelas plastik.

Dihadapkan dengan meningkatnya polusi plastik, Taiwan menerapkan peraturan baru yang mulai berlaku 1 Januari kemarin, seperti larangan membeli tas belanja plastik gratis yang ditawarkan di sejumlah swalayan. 

Berikut videonya KLIK

Kelompok lingkungan internasional Greenpeace baru-baru ini mempublikasikan hasil penelitian mereka tentang pencemaran air laut di lingkungan Taiwan.

loading...
Powered by Blogger.
close