============

SUARABMI.COM - Sebanyak 16 TKI terancam hukuman mati, empat diantara sudah divonis mati, karena melakukan tindakan kriminal seperti membunuh dan memiliki narkoba (ganja) di Saudi Arabia dan Malaysia.

Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Depnakertrans I Gusti Made Arka, di Jakarta, pekan lalu, mengatakan pemerintah RI sedang berusaha untuk membebaskan mereka dari ancaman hukuman mati.

Para TKI yang terancam hukuman mati itu bekerja di Saudi Arabia dan Malaysia, sementara lima TKI lainnya di Singapura berhasil dibebaskan dari ancaman hukuman mati tetapi dikenakan hukuman kurungan dari 10 tahun hingga seumur hidup.

Menyinggung tentang 418 TKI yang terlantar di penampungan KBRI Kuwait, Arka mengatakan saat ini jumlahnya tinggal 173 TKI karena lainnya sudah diselesaikan masalahnya dan sudah dipulangkan.
[ads-post]
Masalah yang dihadapi TKI tersebut antara lain soal upah belum dibayar, perlakuan kurang manusiawi dan tidak cocok bekerja.

Ketika menjawab pertanyaan, Arka menyatakan pada 3,8 juta TKI yang bekerja di 27 negara dan 70% diantaranya adalah perempuan yang berpendidikan rata-rata SD dan SMP maka kemungkinan timbulnya masalah selalu ada.

"Di dalam negeri saja banyak pembantu rumah tangga yang bermasalah apa lagi di luar negeri. Tetapi bukan itu yang menjadi fokus perhatian. Fokusnya adalah bagaimana kita membela mereka sebaik mungkin agar hukuman yang mereka terima menjadi lebih ringan," kata Arka.

Berikut 16 TKI yang terancam hukuman mati di luar negeri:

1. Siti Zaenab (Madura), Saudi Arabia, dituduh membunuh majikan perempuan, November 1999.

2. Khafid Holil (Madura), Saudi Arabia, dituduh membunuh sesama TKI di Jeddah, 1999.

3. Nurmakin Sobri (ilegal, Banjarmasin), S. Arabia, dituduh membunuh sesama TKI di Jeddah, 1996.

4. Ety Toyib (Majalengka), S. Arabia, dituduh meracuni majikan laki-laki pada 2002.

5. Lili Ardi Sinaga (ilegal, P. Siantar), Malaysia, dituduh membunuh di Selangor 2005.

6. Maria Palo, (ilegal, tak jelas), Malaysia, dituduh melakukan pembunuhan.

7. Mariana Mariaji (ilegal, Tulung Agung), Malaysia, dituduh membunuh majikan di Johor, 1999.

8. Suhaendi Asmawi (ilegal, Lombok), Malaysia, dituduh membunuh orang tua majikan, 2002.

9. Abu Samad (ilegal, tak jelas), Malaysia, dituduh menyelundupkan Narkoba.

10. Mardani bin Husin (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki ganja.

11. Tarmizi Yacob (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki tiga kilogram ganja, divonis mati.

12. Bustaman B (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki tiga kilogram ganja, divonis mati.

13. Parlan Dedeh (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki 430 gram ganja.

14. Nazaruddin D (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki 14 kilogram ganja, divonis mati.

15. Azhar Nurdin (ilegal, Aceh), Malaysia, memiliki dua kilogram ganja.

16. Junaedi B (ilegal, Riau), Malaysia, dituduh membunuh, divonis mati. | MerdekaCom

Sebanyak 16 TKI terancam hukuman mati, empat diantara sudah divonis mati, karena melakukan

loading...
Powered by Blogger.
close