============

SUARABMI.COM - Pemerintah Hong Kong mengumumkan rencana aksi untuk mengatasi tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) dan memperkuat perlindungan terhadap pekerja rumah tangga asing di Hong Kong,. 

Hal ini diumumkan oleh Chief Secretary of Administration, Mattew Cheung Kin-chung, pada Rabu sore tadi (21/3/2018). 

Dalam siaran persnya yang diterima oleh SUARA, dirinya mengatakan bahwa pemerintah Hong Kong memandang bahwa perdagangan orang merupakan tindak kejahatan yang tidak bisa ditoleransi.

“Tindak perdagangan orang adalah tindak kejahatan yang sangat keji dan tak dapat ditolerir. Kejahatan yang berhubungan dengan perdagangan orang perlu diatasi di segala bidang. Semenjak kejahatan yang dilakukan oleh sindikat kejahatan lintas negara yang terorganisir ini terus berkembang, kami senantiasa telah mengidentifikasi beberapa langkah-langkah baru untuk merespon hal itu ditahun-tahun mendatang.” ujar Cheung dalam siaran persnya, Rabu (21/3/2018)

Pemerintah Hong Kong yang sebelumnya banyak dikritik oleh dunia internasional, dalam pemberantasan tindak perdagangan orang dan praktek perbudakan, serta masuk daftar pengawasan dalam laporan tahunan tentang praktek perdagangan manusia yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat pada Juni 2017 lalu. Nurul Qoiriah, Kepala Kantor International Organization for Migration (IOM)-Hong Kong menyambut baik rencana aksi pemerintah Hong Kong ini.
[ads-post]
“IOM mengapresiasi langkah kongkrit dari pemerintah Hong Kong, untuk secara serius untuk memberantas tindak perdagangan orang dan eksplotasi terhadap pekerja rumah tangga asing di Hong Kong. Harapannya rencana aksi nasional ini dapat segara dilaksanakan agar dapat mencegah, mengidentifikasi, serta melindungi korban tindak perdagangan orang dan eksploitasi tenaga kerja” kata Nurul kepada SUARA, Rabu (21/3/2018)

Untuk melaksanakan rencana aksi ini, pemerintah Hong Kong akan membuat sebuah komite tingkat tinggi yang tugasnya membuat strategi umum dan memantau pelaksanaan rencana aksi tersebut.

Selain persoalan tindak perdagangan manusia yang marak terjadi ada pekerja migran di Hong Kong, rencana aksi ini juga akan memasukan langkah-langkah pemerintah Hong Kong guna meningkatkan perlindungan bagi pekerja rumah tangga asing.

“Kami mencatat bahwa Hong Kong mengapresiasi kontribusi PRT asing, maka rencana aksi ini memasukan langkah-langkah untuk meningkatkan perlindungan dalam rangka untuk mencegah mereka menjadi korban eksploitasi.” Menurut Cheung. | SUARA

Ini Rencana baru Pemerintah Hongkong Untuk Pekerja Rumah Tangga Asing

loading...
Powered by Blogger.
close