loading...
============

SUARABMI.COM - Tidak sedikit BMI yang bekerja di Taiwan memutuskan untuk menjadi kaburan lantaran berbagai masalah dan latar belakang.

Dengan menjadi kaburan, walaupun hidup dibayang-bayangi imingzu (imigrasi) namun hal ini merupakan pilihan terakhir untuk tetap bisa bekerja di Taiwan.

Tak sedikit juga dari mereka yang kaburan adalah pasangan suami istri dan juga pasangan kekasih. Sayangnya, dengan status mereka yang kaburan, banyak yang tak berpikir panjang hingga membuat mereka hamil.

Banyak kasus BMI kaburan hamil lalu meninggalkan anaknya begitu saja. Baca: TKW Kaburan Habis Melahirkan Kabur Lagi Dan Meninggalkan Anaknya di Panti di Taiwan.

Bagi mereka yang belum mau pulang, melahirkan di klinik apalagi rumah sakit adalah sebuah momok karena hampir 90% saat ini yang melahirkan di klinik akan ketahuan oleh imigrasi dan berujung deportasi.
[ads-post]

Sebagaimana kita tahu aturan pemerintah Taiwan terkait siapapun yang melindungi pekerja ilegal akan kena denda dan hukuman berat, maka banyak pihak yang enggan membantu para pekerja kaburan, adapun jika membantu ujung-ujungnya mereka melaporkannya ke imigrasi.

Selain hal itu, biaya kelahiran bagi BMI kaburan yang melahirkan di rumah sakit atau klinik adalah tanggungan pribadi BMI dan tidak ada bantuan sedikitpun.


Disebuah panti di Taipei yang banyak digunakan oleh BMI kaburan untuk melahirkan misalnya, BMI harus mengeluarkan biaya minimal NT$ 30.000 untuk sekali melahirkan dan bisa lebih.

Nah, sahabat BMI kaburan di Taiwan, berpikirlah kembali untuk hamil di Taiwan dengan status kaburan. Lebih baik membuang semburan belut liar diluar sarang daripada menyengsarakan bayi yang tak berdosa. | SKD

Ketat....! TKI Kaburan Taiwan Jika Hamil Akan Susah Cari Dokter Untuk Kelahiran

Powered by Blogger.
close