SUARABMI.COM - Merusak pagar ayu bukanlah perbuatan yang baik karena dalam hal ini ada hati yang tersakiti dan akan ada keutuhan rumah tangga yang dipertaruhkan dimana anak menjadi satu-satunya korban yang tidak menikmati kenikmatan sebelumnya.

Begitu juga yang dilakukan oleh pria Tanggerang ini, wanita asal Blitar bernama Jarwati yang sudah bersuami ini nekad ia kencani lantaran keduanya saling suka setelah keduanya saling kenal di media sosial.

Cinta terlarang mereka rupanya membutakan segalanya hingga keduanya sering berkencan di Blitar, si Dody, lelaki pujaan nekad ke Blitar dan menyewa hotel untuk menginap dan Jarwati nekad berbohong kerja ke Jakarta padahal keduanya sedang asyik indehoi di Hotel.

Wanita 2 anak inipun menjalin hubungan terlarang ini bertahun-tahun dengan pria itu tanpa dicurigai oleh suaminya, padahal anaknya sudah besar dan sudah kuliah dan satunya sudah SMP.

Namun kini hubungan keduanya terganjal jarak karena Jarwati berada di Taiwan, keduanya tak bisa lagi bertemu kecuali saat ia pulang saja.
[ads-post]
"Awalnya kenal di facebook, habis itu kita ketemuan di Surabaya dan terus ke Blitar. Seminggu aku di Blitar. Kita sudah berkali-kali ketemu dan teakhir ketemu saat dia pulang setahun lalu, waktu dia pulang perpanjang visa" Tutur Dody.

Miris, di Taiwan pun Jarwati ternyata mempunyai selingkuhan dan mulai berusaha melupakan Dody. Dody yang mempunyai foto dan video mesra keduanya pun mengancam akan menyebarkan jika Jarwati menghianatinya.

Karena sakit hati ini, Dody mengancam akan SMS suami Jarwati dan menyebar foto-fotonya. Bak buah simalakama, maju hancur mundur juga hancur.

Begitulah ending dari sebuah perbuatan yang tak baik, akhir dari sebuah perselingkuhan tidak akan pernah ada yang bahagia.

Jika sudah seperti ini, maka tidak akan pernah ada jalan keluar terbaik bagi mereka karena cinta manusia bisa menjadi tega bahkan lebih keji dari binatang, waspadalah pada cinta terlarang.....!

Merusak pagar ayu bukanlah perbuatan yang baik karena dalam hal ini ada hati yang tersakiti dan akan ada keutuhan rumah tangga yang dipertaruhkan dimana anak menjadi satu-satunya korban yang tidak menikmati kenikmatan sebelumnya.

loading...
Powered by Blogger.
close