============

SUARABMI.COM - Setelah pisah ranjang selama sepekan, Nurarifah, akhirnya memutuskan mengakhiri pernikahan dengan suaminya dan berniat hengkang ke Malaysia. 

Namun, untuk menutupi biaya keberangkatannya, perempuan yang menikah siri dengan Panggong Hasibuan itu menjadikan si buah hati yang baru berusia 5 bulan sebagai tumbal ongkosnya.

Alhasil, perempuan berusia 36 tahun itu harus berurusan dengan personel Sat Reskrim Polres Tanjungbalai, Senin (5/2/2018). 

Wakapolres Tanjungbalai, Kompol Taryono Raharja di hadapan wartawan, Senin (5/3) membeberkan penangkapan itu. Peristiwa itu ditengarai cekcok yang sering terjadi antara Nurarifah dengan suaminya, Panggong Hasibuan. Setelah berulangkali cekcok, mereka memutuskan untuk berpisah selama sepekan. 

“Tersangka N ini ditangkap setelah dilaporkan suaminya sendiri berinisial PH. N ini dilaporkan suaminya akibat menjual seorang bayi laki-laki berusia 5 bulan, yang tak lain adalah anak kandung mereka sendiri, kepada seseorang berinisial LS dengan harga Rp2.800.000,” sebut Wakapolres seperti dimuat Metr024jam.com. 

Hasil pemeriksaan, menurut Wakapolres, Nurarifah mengaku sudah tak sanggup lagi mengasuh anaknya. “Uang sebesar Rp2.800.000 itu rencanya digunakannya untuk biaya keberangkatannya ke Malaysia,” beber Kompol Taryono. 
[ads-post]
Dijelaskannya, penjualan bayi yang dilakukan melalui perantara itu, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang, masing-masing berinisial RWB alias R, N, DB dan LS.  

“Tersangka dijerat dengan Pasal 83 Jo Pasal 76 F dari UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak dengan ancaman minil 3 Tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Denda minimal Rp60 juta dan maksimal Rp 300 juta,” katanya. 

Sementara itu, Panggong Hasibuan, bahwa dia mengetahui anak kandungnya itu telah dijual setelah bertemu kembali dengan istrinya usai pisah ranjang. 

“Kami menikah secara siri. Dari hasil pernikahan itu kami memiliki seorang anak laki-laki yang saat ini berusia 5 bulan,” sebut Hasibuan dalam laporannya ke polisi. 

Menurut Hasibuan, pada bulan Februari lalu setelah terjadi pertengkaran, mereka memutuskan berpisah selama satu minggu. 

“Dia pergi meninggalkan aku dengan membawa anak ku,” katanya mengisahkan peristiwa kelam yang dirasakannya itu. Selama  itu, kata Hasibuan dia berusaha untuk mencari keduanya namun tak juga kunjung bertemu. 

Pada saat bertemu kembali, kekesalan Hasibuan kian memuncak, karena sang bayi sudah tak terlihat bersama istrnya itu. 

“Ku tanyakan pada istri ku itu soal keberadaan anak ku, namun dijawabnya sudah dititipkannya ke rumah Rina Barimbing, di Jalan Listrik. Berulang kali ku datangi rumah si Rina itu, tapi niat ku untuk mengambil anak ku itu tak membuahkan hasil,” katanya. | RiauSky

TEGA...Akhiri Pernikahan, Nurarifah Jual Anak Kandung Rp2,8 Juta Buat Ongkos ke Malaysia

loading...
Powered by Blogger.
close