loading...

SUARABMI.COM - “Sebelum punya anak Deni, Sumartini itu pernah bekerja di Hong Kong, tapi tahun 2007 tiba-tiba pulang dalam kondisi hamil. Siapa yang menghamili, dia tidak mau mengaku, pokoknya akan dia tanggung sendiri anak yang dikandungnya” kenang Jemiyem Nenek dari Deni.

Beberapa bulan dirumah, Sumartini pun melahirkan Deni yang sekarang sudah dewasa ini. Setelah anaknya berumur beberapa bulan, Sumartini kembali ke Hongkong yaitu pad tahun 2008 silam.

Sayang setelah kepergiannya yang kedua kalinya, ia tak pernah memberi kabar kecuali sekali, itu pun hanya mengabarkan kalau dirinnya sudah sampai di Hongkong.

Berkat perjuangan Jemiyem, kini Deni Bagus Utomo telah tumbuh menjadi remaja tanggung yang sebentar lagi akan meninggalkan bangku sekolah dasar. Hal ini menjadi beban berat bagi Jemiyem yang secara finansial hidup berkesusahan.

Sedangkan Deni, yang prestasi akademiknya di sekolah terbilang bagus, memiliki semangat ingin melanjutkan ke jenjang SMP. Namun seiring dengan bertambah dewasanya nalar Deni, kenyataan pahit semakin dia sadari. Selama 6 tahun menjalani pendidikannya di SD, Deni selalu masuk rangking 3 besar.  Buukan hanya itu, di rumahnya yang sederhana, hampir setiap malam, teman-temannya selalu datang ingin belajar pada Deni saat mereka mengalami kesulitan dalam mengerjakan pelajaran sekolah.
[ads-post]
Berikut surat dari Deni untuk ibunya di Hongkong.

“Ibu, apakah ibu sekarang masih di Hong Kong  ? Kenapa ibu tidak pernah pulang ? Apakah ibu tidak punya uang ? Deni ingin masuk SMP bu, pendaftaran sekarang sudah dibuka, tapi simbah tidak punya uang untuk masuk SMP. Ibu, Deni minta uang untuk sekolah boleh apa tidak ?

Kalau ibu tidak mau ngasih uang, tolong bu, temukan Deni dengan bapak, selain ingin ketemu ibu, Deni juga ingin ketemu bapak. Nanti kalau ibu tidak mau ngasih uang untuk sekolah, Deni minta uang ke bapak.

Tapi kalau bapak dan ibu semua tidak mau ngasih uang untuk sekolah, ya sudah, Deni tidak usah sekolah saja. Deni menemani simbah kerja cari uang sendiri.

Bu, Simbah sudah tua, kalau malem simbah sering nangis selesai sholat malam. Pernah Deni tanya kenapa simbah nangis, jawab simbah kangen ibu katanya.

Bu, apakah Deni dan Simbah punya salah ke Ibu  sampai ibu tidak mau pulang ?

Ibu pulang sama bapak ya bu, Deni kepingin sekali daftar sekolah masuk SMP diantar ibu sama bapak.

Kalau ibu tidak mau menerima Deni, Tolong Bu,  tunjukkan Bapak deni siapa dan dimana." | apakabarplus

Anak TKW Hongkong: Kalau Ibu Tidak Mau Menerimaku, Tolong Tunjukkan Bapakku Siapa Dan Dimana?

Powered by Blogger.
close