loading...

SUARABMI.COM - Seorang pekerja migran Indonesia di Taiwan telah dipastikan terinfeksi virus campak Jerman yang mulai memasuki Taiwan tahun ini sebagaimana di katakan oleh Pusat pengendalian penyakit (CDC) Taiwan.

Pria yang berusia 38 tahun yang baru saja sampai dari Indonesia dalam masa cutinya ini saat ini berada di karantina, kata Liu Ting-ping (劉定萍), direktur Pusat Kecerdasan Epidemi CDC. 

TKI Indonesia yang tidak disebutkan namanya itu mengalami demam, batuk dan ruam pada saat kedatangannya pada 1 - 3 April kemarin. TKI itu positif terjangkiti campak Jerman atau Rubella.
[ads-post]
Karena virus tersebut, TKI ini harus di karantina selama minimal 3 minggu untuk menjalani inkubasi sehingga virus yang ada pada dirinya bisa musnah dan tidak menyebar di Taiwan.

Dia mengatakan CDC telah memeriksa semua orang yang telah dihubungi TKI itu antara 27 Maret dan 10 April, tetapi tidak satu pun dari mereka menunjukkan gejala rubella sejauh ini. 

Menurut data CDC, ada 14 kasus campak Jerman atau Rubella di Taiwan dari 2015 hingga 2017, sembilan di antaranya dibawa oleh pendatang. | CNA

Baru Kembali Dari Cuti, TKI Taiwan Ini Dikarantina 3 Minggu di Taiwan Karena Terkena Campak Jerman Atau Rubella

Powered by Blogger.
close