loading...

SUARABMI.COM - Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan Karsinah (40) TKW asal Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Brebes yang meninggal di Singapura, akan mendapatkan santunan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes, Idza Priyanti, Rabu (11/4/2018) saat ditemui di ruang kerjanya.

"Karsinah merupakan pekerja migran asal Indonesia yang berangkat ke Singapura dengan proses legal. Sehingga, administrasinya lengkap dan mudah untuk pengurusan santunan. Kami pastikan dia dapat santunan sebesar Rp 85 juta," ucap Idza.

Menurutnya, santunan tersebut berasal dari BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi lain.

Perlindungan TKI melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan jaminan sosial kepada TKI.

Dengan demikian, keluarga yang ditinggalkan juga diringankan beban ekonominya.

Sedangkan untuk bantuan dari Pemkab Brebes, pihaknya mengupayakan memberikan bantuan berupa tali asih kepada ahli waris korban.
[ads-post]
Ia berharap kejadian yang menimpa Karsinah merupakan kasus yang terakhir.

"Harapan kami tidak akan terjadi lagi kasus seperti ini. Pemkab Brebes turut prihatin dan berbela sungkawa atas kejadian ini," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Brebes, Zaenudin, menuturkan jenazah korban akan diterbangkan dari Singapura dan akan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu ini sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kemungkinan jenazah sampai di Desa Siandong Brebes besok (Kamis/12/4/2018)," kata Zaenudin.

Pihaknya tengah menyiapkan hak-hak dasar korban agar terpenuhi.

Risiko yang muncul dalam pekerjaan bisa datang kapan saja. Oleh karenanya, perlindungan sosial menjadi sangat penting.

Pemkab Brebes, kata dia, telah memberikan pembekalan atau pelatihan kepada pekerja migran yang hendak berangkat.

Menurutnya, pelatihan itu termasuk bahasa negara yang akan dituju. Selain itu juga mengenalkan budaya atau kebiasaan masyarakat negara tujuan.

Pelatihan itu bertujuan agar pekerja asal Indonesia siap bekerja baik sebagai asisten rumah tangga atau buruh di satu perusahaan luar negeri.

Ada info yang beredar bahwa Karsinah sering dimarahi majikannya lantaran tidak mengerti atau paham instruksi majikan.

"Karena itu, pelatihan bahasa sangat penting untuk dilakukan sebelum berangkat. Pembekalan bahasa sudah kamis sediakan," imbuhnya.

Bupati Brebes Pastikan TKW yang Terjatuh Dari Lantai 8 di Singapura Dapat Santunan Rp 85 Juta

Powered by Blogger.
close