loading...

SUARABMI.COM - Polisi menetapkan Hadi Ma'rufin (41) sebagai tersangka penc@bulan 10 anak yang belajar  tari barongan kepadanya.

Saat pengggeledahan di rumah Hadi di Desa Sukorame, Gandusari, Trenggalek, polisi menemukan sejumlah benda terkait perbuatan bejat itu. Di antara barang itu ada k0ndom bekas pakai, hand body lotion, dan tisu magic.

Selama ini tisu magic digunakan untuk mengurangi kepekaan alat vital laki-laki agar kuat melakukan aktivitas s3ksual. Namun, Hadi membantah membeli benda-benda itu untuk menc@buli anak didiknya.

“Saya tidak secara khusus membeli untuk (bersetubuh dengan) anak-anak itu,” ujar Hadi kepada SURYAMALANG.COM di Mapolres Trenggalek, Rabu (18/4/2018).
[ads-post]
Menurutnya, k0ndom dan tisu magic itu dibeli saat istrinya usai melahirkan. K0ndom digunakan agar istrinya tidak hamil, karena akan berangkat kerja ke Malaysia. “Itu barang lama yang sudah ada sejak istri saya masih di rumah.”

Saat akan menc@buli seorang korban, Hadi menggunakan benda-benda itu. Terungkapnya kasus ini bermula dari kekesalan warga.

Sebab, aktivitas Hadi bersama anak didiknya tidak kenal waktu. Puncaknya warga bersama polisi membubarkan aktivitas di rumah Hadi pada Kamis (12/4/2018).

Ketika itu beredar kabar ada pesta miras dan s3ks bebas di rumah Hadi. Namun Polisi memastikan tidak ada miras dan s3ks bebas.

Polisi mengevakuasi  15 anak laki-laki dan tujuh anak perempuan berusia 10 tahun hingga 15 tahun.  Dari pengakuan anak-anak ini, mereka kerap melakukan ritual  pengisian pulung.

Pasca pembubaran aktivitas di rumah Hadi, satu anak melapor pernah disetubuhi Hadi. Dari pengembangan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Trenggalek, ada sembilan anak lainnya yang dic@buli Hadi. | SM

Jangan Follow untuk mendapatkan berita terbaru kami di

Ditinggal Istri ke Malaysia, Pria Trenggalek Ini C@buli 10 Pelajar Dirumahnya

Powered by Blogger.
close