SUARABMI.COM Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana mengatakan ingin menyelesaikan masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari hulu. Karenanya, kepada Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhaikiri, Rusdi mengusulkan agar pembuatan paspor bagi para TKI digratiskan.

"Kemudian, kita mengusulkan untuk medical check up tidak bayar, pelatihan dibuat sentral di Kemenaker dan tidak bayar," katanya kepada awak media di Jakarta, Rabu 28 Maret 2018.

Usulannya tersebut agar tidak ada lagi biaya bagi para TKI yang hendak mengurus keperluan bekerja di sektor informal di luar negeri.

Menurut dia, dengan tidak ada biaya tersebut, para agen TKI tidak lagi meminta uang dari para calon TKI. Selain itu, Rusdi ingin agar KBRI menjadi agen langsung bagi para TKI untuk bertemu dengan majikannya.
[ads-post]
"Supaya bisa tercatat siapa-siapa saja majikannya. Jadi tidak perlu ada pengurangan upah untuk tenaga kerja," tukasnya.

Hal ini juga menutup jalan bagi agen Malaysia menyalurkan TKI secara ilegal ke majikan-majikan di Negeri Jiran.

Rusdi mengatakan, biaya TKI legal yang mahal menjadi masalah bagi para majikan. Sehingga mereka lebih memilih mengambil TKI yang lewat jalur gelap.

Semua ini, kata Rusdi, diusulkan supaya bisa dilaksanakan. Tujuannya mengurangi jumlah TKI ilegal di Malaysia.

Dia berharap dengan usulan tersebut, agar tidak ada lagi TKI ilegal yang ditampung di shelter KBRI. | medcom

Kemudian, kita mengusulkan untuk medical check up tidak bayar, pelatihan dibuat sentral di Kemenaker dan tidak bayar

loading...
Powered by Blogger.
close