============

SUARABMI.COM - Ditempat-tempat keramaian selalu kita temukan orang-orang yang selalu menawarkan sim card gratis kepada kita, kebanyakan salesnya adalah bukan warga Indonesia namun bisa berbicara dengan bahasa Indonesia dengan kalimat itu - itu saja, 'gratis, sim card baru, sim card gratis'.

Saat kita mau memilikinya dan mendaftar, maka kita mengeluarkan identitas kita dan dicopy oleh mereka untuk mengaktifkan sim card kita. Biasanya sim card yang dijual adalah IF, OK, Changhwa dan lainnya.

Mereka bukanlah petugas resmi dari operator tersebut namun mereka tidak memungut biaya saat kita ingin memiliki sim card baru.

Nah, hal ini perlu diwaspadai karena biodata kita di copy oleh orang yang belum kita kenal dan bukan merupakan operator resmi.
[ads-post]
Salah seorang BMI di Taiwan mengaku tiba-tiba ada tagihan hutang misterus setelah ia membeli sim card gratisan yang sering dijajakan TKA di stasiun-stasiun kereta api di Taiwan itu. Hal ini sebagaimana diutarakan oleh Hani TW dalam grup facebook TKI Satgas Ketenagakerjaan KDEI 2.

"Banyak sekali di tempat~tempat umum orang berkeliling menawarkan buka simcard gratis. Mereka yang menawarkan tersebut berasal dari berbagai negara. Pagi ini saya mendapatkan pengaduan, sahabat kita yang identitasnya pernah di pakai untuk buka simcard tersebut di gunakan untuk meminjam uang bank. Dan penagihan bank tersebut datang ke alamat sahabat" Tulis hani tw.

Namun belum ada kejelasan tentang kasus ini apakah yang dimaksud bank resmi atau rentenir yang sering meminjami uang BMI karena belum ada konfirmasi dari Hani TW.

Setidaknya, memberikan biodata ke orang yang belum dikenal adalah bahaya, entah kejadian ini benar apa tidak, namun seyogyanya kita patut waspada. Dan jika terpaksa, tulisilah foto copy data kita dengan keperluan kita, seperti gambar dibawah ini.

Hani TW juga menyarankan jika ingin membuka sim card baru agar mendatangi gerai resmi seperti counter atau toko Indonesia di Taiwan, karena cara ini dinilai lebih aman terhadap penyalahgunaan data kita.

Selain itu jika simcard sudah tidak ingin di gunakan lagi, sebaiknya di tutup saja... Jangan di berikan kepada orang lain.

Namun berita ini dibantah oleh Kelana Putra, ia mengatakan , "Pinjam uang itu pasti butuh ARC asli dan biodata lainnya yg bisa dijadikan data kuat bagi si peminjam tidak bisa hanya dgn foto kopi ARC atau foto kopi paspor...mungkin....yg punya masalah meminjamkan atau mempercayakan ke temannya tuk daftarkan kartu kemudian dia daftarkan tuh tapi sebelum ARC dikembalikan ke yg punya temannya itu menggunakan dulu buat pinjam uang...lo kronologi nya seperti itu mgkin ya masuk akal juga teman2... intinya jgn mudah berburuk sangka terlebih dahulu sebelum Ada fakta kebenarannya!" Tulisnya

Berhati - hatilah...! TKW Ini Mengaku Datanya Dipakai Hutang Misterius Setelah Beli Sim Card Gratis yang Dijajakan Dijalanan dan Stasiun Taiwan

loading...
Powered by Blogger.
close