loading...
============

SUARABMI.COM - Kepolisian Indonesia sedang gencarnya mencari pelaku tersangka saracen di media sosial yang berada di luar negeri termasuk Taiwan.

Saat ini kepolisian Indonesia tidak bisa bertindak langsung karena antara Indonesia dan Taiwan tidak ada hubungan diplomatik sehingga cara satu-satunya adalah meminta kepolisian Taiwan untuk memulangkan siapa saja yang terlibat SARA di media sosial.

Kedua negara masih berusaha mencari cara terbaik untuk menangani masalah ini, kata kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia

Menurut Gatot Eddy Pramono, Kepala Inspektur Jenderal Satuan Tugas Nusantara, beberapa tersangka di Taiwan yang terlibat penyebaran isu Hoak, isu SARA dan dan ujara kebencian di dunia maya sedang gencar dicari keberadaanya.
[ads-post]
Gatot mengatakan kepada media bahwa tersangka diyakini sebagai anggota Saracen, sebuah kelompok yang dekat dengan Cyber ​​Army Muslim, yang telah menyebarkan isu hoak online tentang penculikan para pemimpin agama Muslim dan menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia dan memfitnah Presiden RI.

Sangat penting bahwa tersangka dideportasi dari Taiwan sehingga polisi Indonesia dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang kelompok-kelompok itu, kata Gatot, tetapi ia menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang siapa saja tersangka yang sudah dikantongi namanya.

Polisi Indonesia baru-baru ini mengungkapkan bahwa pada bulan Februari mereka telah menangkap empat anggota Tentara Cyber ​​Muslim di Jakarta, Bangka Belitung, Bali dan Jawa Barat sehubungan dengan cybercrime. 

Kepolisian Indonesia Minta Taiwan Deportasi TKI yang Terlibat SARA dan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Nama - Namanya Sudah Dikantongi Kepolisian Indonesia

Powered by Blogger.
close