============

Ilustrasi. google
SUARABMI.COM - Dua pekerja wanita di Hongkong mengajukan klaim atas gajinya yang belum dibayar oleh majikannya yang meninggal dunia karena bunuh diri pada awal Januari lalu senilai HK$ 100.000.

Cleofe Quintella dan Amalia Tongga, kedua TKW asal Philipina saat itu menemukan majikannya yang telah tua tewas dikamar tidurnya pada 29 Januari dengan ditemukan panci arang disampingnya.

Kedua TKW itu telah bekerja pada majikan bernama Fung itu lebih dari 33 tahun. Karena tidak ada lagi yang dimintai gaji, keduanya mengajukan klaim gaji ke pengadilan untuk menjual aset majikannya agar gajinya terbayar.

Quintella sendiri mengklaim gaji yang belum dibayar senilai HK$ 65.438 yang terdiri dari 3 bulan gaji pokok, long service dan lembur dihari libur, cuti tahunan serta uang tiket pesawat.
[ads-post]
Sedangkan rekannya Tongga mengklaim HK$ 41.039 dimana itu terdiri dari satu bulan gaji yang belum dibayar, long service dan lembur dihari libur serta tiket pesawat.

Pada tanggal 6 April kemarin di pengadilan buruh, pengadilan mengatakan kalau kasus ini tidak akan bisa diselesaikan jika tidak ada perwakilan keluarga majikan yang hadir di pengadilan.

Dua pekerja itu mengatakan jika Fung, majikannya itu tidak mempunyai kerabat dan hanya ada keponakan namun keduanya tidak memiliki informasi keberadaan keponakannya itu.

Quintella bekerja untuk Fung sejak 1982 - 36 tahun, sementara Tongga dipekerjakan pada 1985 dan telah bekerja untuk Fung selama 33 tahun.

Pengadilan memutuskan untuk menunda kasus tersebut sampai kedua TKW itu menemukan keponakan majikan, tanpa itu keduanya terancam tak mendapatkan haknya berupa gaji.

Majikan Tewas Bunuh Diri, Gaji 2 TKW Hongkong yang Telah Bekerja 33 Tahun Terancam Tak Dibayar, Karena Majikan Tak Ada Kerabat

loading...
Powered by Blogger.
close