============

SUARABMI.COM - Dalam pertunjukan The 29th Macau Arts Festival, para TKI dan TKW di Macau akan tampil dalam sebuah tetaer eksperimental  dimana mereka akan menyuguhkan tentang kehidupan pekerja migran sehari-hari.

Salah satu pemain, Amamal Chusna, yang telah bekerja sebagai pembantu di Macau selama 18 tahun, telah bergabung dengan pertunjukan itu untuk kedua kalinya. Dia mengatakan bahwa dia sangat menikmatinya karena dia dapat memberi tahu penonton kisah pekerja migran Indonesia melalui tarian, musik dan puisi,.

Amamal mengatakan dia pernah bekerja di Hong Kong sebelumnya tetapi dia lebih menyukai Macau.

Sebelum datang ke Makau, ia berpikir bekas koloni Portugis akan memiliki tingkat kejahatan yang tinggi karena banyak kasino. Namun, ia kemudian menemukan bahwa Macau seperti kampung halamannya di Indonesia, tempat yang sangat nyaman tanpa hiruk-pikuk Hong Kong.

Amamal, 40, mengatakan bahwa Macau sekarang adalah rumah keduanya.
[ads-post]
Peserta lain, Gina Aweed, seorang ibu berusia dua puluh dua tahun yang telah bekerja di Makau selama 10 tahun, mengatakan dia sangat senang bahwa dia dapat mengambil bagian dalam pertunjukan dan bersenang-senang dengan rekan-rekannya.

Sebelum menjadi pembantu di Macau, Gina adalah seorang pekerja garmen. Namun, keluarganya terpuruk akibat bencana banjir hingga terbelit hutang bank, akhirnya ia menjadi pembantu karena gaji yang tinggi.

Gina mengatakan dia telah menyelesaikan semua hutangnya dan sekarang dia berencana untuk bekerja selama dua tahun lagi di Makau untuk mendapatkan lebih banyak uang sehingga dia dapat menjalankan sebuah toko kecil di rumah.

Gina mengatakan dia menyukai Macau karena hampir semua orang lokal sangat baik.

Pertunjukan berjudul Migrasi, yang diproduksi oleh Teater Eksperimental Macau, akan ditampilkan pada tanggal 5 dan 6 Mei selama Festival Seni Macau ke- 29 .

Para TKW Macau Ini Akan Perform Dalam The 29th Macau Arts Festival, Iniloh Ceritanya

loading...
Powered by Blogger.
close